-->

Cara Memperbaiki Berbagai Macam Kerusakan Printer Epson

Kerusakan yang sering terjadi pada printer serta bagian - bagian printer yang sering rusak pada sebuah printer - Karena sekarang Printer sudah banyak digunakan oleh masyrakat di era modern seperti ini sebagai sarana mencetak. Baik dunia pendidikan, administratif, pekerjaan dan usaha juga memanfaatkan perangkat keras ini sebagai komponen wajib dalam operasional kegiatannya sehingga hasil kerja akan terasa lebih cepat dan lebih efesien.

Cara Memperbaiki Kerusakan Printer Epson

Tidak hanya urusan cetak printer juga telah dikembangkan lebih jauh lagi dan memiliki fitur-fitur tambahan seperti scanning, fotocopy bahkan Wi-Fi. Printer ini lebih dikenal dikalangan masyarakat sebagai printe multifungsi. Printer multifungsi memang didesain memiliki banyak fitur dan dirancang lebih praktis serta sederhana. Hal ini juga menjawab tantangan dunia di era globalisasi yang lebih cepat dan dituntut untuk selalu bergerak dengan mobilitas tinggi.

Printer sudah banyak digunakan oleh banyak kalangan. Perangkat ini memang sangat penting apalagi dalam urusan dokumentasi. Aktivitas perkantoran yang padat mewajibkan alat ini untuk bekerja tanpa henti. Hal ini sangat berpengaruh terhadap performa printer. Sehingga kemungkinan terjadi kerusakan pada printer sangat besar. Kerusakan terjadi pada salah satu komponen atau bagian printer. Tapi sangat memungkinkan kerusakan terjadi lebih dari satu printer.

Cara Memperbaiki Kerusakan Printer Epson

Berikut bagian-bagian komponen printer yang sering rusak :
1. Mainboard
Kerusakan printer - Mainboard PrinterMainboard merupakan komponen inti dan induk dari sebuah printer. Harganya juga tidak murah alias mahal. Mainboard bertugas dalam mengatur semua perintah kerja dan merupakan tempat dimana pergerakan mekanik dan olahan semua data berada disini.Kerusakan printer pada mainboard :
Diode yang terdapat pada mainboard mengalami kerusakan dan menyebabkan system pada mainboard mati total.
Mainboard yang rusak juga akan bermasalah, karena mainboard tidak dapat mendeteksi tinta printer. Hal ini ditandai dengan bagian fusenya yang rusak.

2. Head and Catridge
Kerusakan printer - Head and Catridge
Bisa disebut sebagai otak dari outpu/keluaran printer. Perintah print text maupun gambar dicetak dalam bentuk hardfile disini. Permasalahan kerusakan printer yang sering terjadi di head catridge adalah hasil cetakan hardfile terdapat garis-garis. Bahkan akibat kerusakannya tinta tidak keluar sama sekali. Hal ini tentunya merupakan permasalahan yang akan sangat merepotkan. Sehingga dibutuhkan perawatan yang rutin terhadap komponen ini.

3. Encoder
Kerusakan printer - Encoder
Encoder bertugas sebagai timer pada head. Komponen ini tidak terdapat pada beberpa jenis printer. Letaknya berada dibelakang head dan menepel pada catridge.Kerusakan printer yang terjadi pada bagian ini biasanya :
Head atau catridge bergerak ke kanan dan kekiri sangat cepat
Hasil cetak berupa text atau gambar menyerong dan berbayang kesamping
Hal ini biasanya terjadi karena bagian ini kotor atau rusak.

4. Sensor Paper
Kerusakan printer - Sensor Paper
Prinsip kerja dari alat ini adalah sebegai detector atau pendeteksi ada atau tidak adanya kertas yang akan diprint. Alat ini juga bertugas dalam mendeteksi ukuran sebuah kertas. Alat ini terdapat pada bagian atas rol atau samping penarik kertas.Kerusakan printer yang sering terjadi :“paper jam” merupakan informasi yang muncul pada layar. Hal ini berarti terdapat bekas kertas yang tersangkut didalam printer. Hal ini akan menyebabkan terjadinya masalah pada printer. Terdapat peringatan lampu led dibagian kertas menyela bila permasalahan ini terjadi.

5.Rol Penarik Kertas
Kerusakan printer - Rol Penarik KertasAlat ini berfungsi untuk menarik kertas pada printer. Permasalahan yang biasa terjadi pada bagian ini ssperti :Karet pada roll sudah menipis dan akibatnya printer akan menarik kertas lebih dari satu lembar bahkan tidak bisa menarik kertas sama sekali.

6. Power Supply
Power Supply berperan penting dalam pengoperasian printer. Bertugas untuk memberikan tenaga untuk menghidupkan printer selain itu komponen printer juga disuplay tegangannya dari bagian ini.Kerusakan printer yang sering terjadi pada power supply :Tidak fungsinya power supply akan berakibat tidak berfungsinya printer sama sekali.

7. Kabel Flexible
Kabel FlexibleSangat jarang bagian ini sering terjadi masalah. Tetapi kerusakan printer pada bagian ini yang kemungkinan terjadi seperti :
Tidak bisa mendeteksi katrid meski sudah diganti katrid yang lain.
Apabila sensor encoder belum dipastikan kelayakannya. Hal ini akan berpengaruh pada Head catridge yang akan bergeser geser kanan kiri secara cepat.

8. Timing Disk
Kerusakan printer - Timing DiskKualitas kertas sedang dan foto sangat berpengaruh pada kecepatan jalannya saat mencetak. Komponen ini bertugas sebagai pengatur jeda waktu saat printer mulai menarik kertas. Itulah gunannya timing disk berada walaupun tidak semua printer memasang komponen ini kedalamnya.Kerusakan printer yang sering terjadi :
Gambar atau teks hasil cetakan berbayang-bayang kearah bawah
Pengaturan waktu rol menjadi sangat cepat. Hal ini ditandai dengan lampu indicator menyala selama kira-kira 3 detik.
Mencuci noda tinta yang menempel pada timing disk bisa menurunkan dan meminimalisir masalah yang terjadi pada komponen ini.

Cara Memperbaiki Printer EPSON L100 dan T13 mati total
Printer Epson L100 dan Epson T13 adalah printer yang bisa dikatakan sama, baik secara fisik luar maupun bagian dalamnya seperti mekanik dan mainboardnya. Namun ada satu yang membedakannya yaitu pada sistem supply tintanya.

Pada printer epson L100 sudah dilengkapi sistem infus untuk supply tintanya sedangkan pada printer epson T13 belum dilengkapi dengan sistem infus jadi jika kita ingin menggunakan sistem infus pada epson T13 maka kita harus memodifikasinya. Begitu juga dengan motherboardnya, secara keseluruhan sama persis cuma firmwarenya saja yang berbeda.

Jenis printer ini rentan sekali terkena kerusakan yang cukup serius yaitu mati total. Kerusakan mati total ini bisanya disebabkan karena power supply yang rusak atau mainboard yang konslet. Keruskan mainboard yang konslet biasanya disebabkan karena kondisi print head yang sudah mulai jelek atau juga karena kondisi motor carriage yang sudah rusak ( gerakannya berat ).

Kerusakan ini bisa diperbaiki baik dengan cara membeli part ( dalam hal ini power supply dan mainboard) yang baru untuk mengganti part yang rusaknya, atau dengan cara memperbaiki part yang rusak tersebut tanpa harus membeli yang baru. Dan pada postingan ini saya akan megulas bagaimana cara memperbaiki printer Epson L100 dan T13 yang mati total. Memang cara perbaikan ini sudah banyak yang tahu tapi tidak ada salahnya saya membuat postingan ini, Karena siapa tahu masih berguna terutama para newbie yang mau belajar dalam perbaikan printer..

Berikut ini ada beberapa penyebab printer Epson L100 dan T13 mati total. serta cara memperbaikinya.

1. Power supply rusak
Keruskan power supply ditandai dengan matinya printer secara total, tidak ada indikator yang menyala ataupun gerakan yang terjadi pada saat printer dinyalakan. Untuk cara memperbaikinya coba periksa dulu apakah power suplay benar- benar rusak atau masih bagus.

Untuk cara pengetesannya bisa diikuti langkah berikut ini.
Gunakan multi tester untuk mengukur tegangannya atau
Cabut socket power supply yang terhubung dengan motherboard printer dalam keadaan menyala
Kemudian setelah itu tancapkan lagi socketnya , kalau power supply dalam keadaan bagus biasanya terdengar bunyi "tik" pada saat socket power dari power supply dihubungkan ke motherboard.
Jika power supply rusak silahkan bongkar dan periksa komponen yang aktifnya seperti dioda dan transitornya tetapi sejauh ini jarang yg mengalami kerusakan di power supply

2. Dioda pada motherboad printer short
Pada mainboard printer epson L100 atau T13 ada sebuah dioda dengan kode SB160 yang letaknya berada di dekat koil dan transistor penguat print head. Biasanya dioda ini sering konslet akibatnya printer mengalami mati total. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut ini.

Perhatikan pada komponen yang diberi tanda panah, inilah dioda yang saya maksud. Dioda ini jika sudah rusak atau konslet akan menyebabkan printer menjadi mati total. Silahkan ukur dengan menggunakan multitester untuk memastikan masih bagus atau tidaknya. Jika ternyata sudah rusak silahkan ganti dengan yang baru ( harus dengan tipe yang sama ).

Jika dioda tersebut rusak dan setelah diganti printer masih mati total berarti ada kemungkina IC driver motornya rusak. Letaknya tepat di bawah dioda tersebut. Kerusakan dioda atau ic ini biasanya ditandai dengan bunyi "cit...cit..cit" pada saat dinyalakan. Jika pada bagian ini tidak ada masalah lanjut ke point 3

3. Program atau firmware pada eeprom rusak
Kerusakan karena firmware yang rusak adalah terjadinya kerusakan pada firmware printer sehingga printer tidak bisa dihidupkan.
Cara Memperbaiki Printer EPSON L100 dan T13 mati total
IC eeprom
Langkah perbaikannya yaitu dengan mencoba mengganti komponen tersebut dengan komponen yang sama. Kalau ada gantilah dengan menggunakan kanibalan dari printer lain yang sejenis

Jika ketiga point tidak berhasil berarti ada bagian lain yg rusak,, tapi selama saya memperbaiki printer L100 dan T13 yang mati total biasanya tidah jauh dari ketiga point di atas

Itulah beberapa cara mengatasi kerusakan printer epson L100 dan T13 yang mati total semoga ada manfaatnya dan mari kita lanjut kepada kerusakan printer selanjutnya

Cara Service Printer Epson T13 Mati Total
Sobat kali ini pasien Saya Printer Epson T13 kondisi matot alias mati total. Dengan besar hati langsung saja Saya bongkar tuh printer, dengan pikiran "ah paling adaptor/regulatornya yang mati". Tapi setelah di cek adaptor, kok ngga ada masalah, tegangan yang keluar (out put) nya baik-baik saja (normal). Lanjut ke mainboardnya, langsung saya lepas tuh mainboard, akhirnya ketemu juga sumber penyakit printer epson T20E ini. Ternyata masalahnya ada di dioda yang di board printer ini. Pengen tahu dioda yang mana yang rusak? berikut Saya Paparkan cara menganlisa Printer Epson T13 yang mati total............

Cara Service Epson T13 Mati Total :

Bongkar printer dan keluarkan boardnya
Cek (ukur) keluaran power supply (adaptor) nya, dalam kondisi normal power supply (adaptor) mengeluarkan tegangan 43-45 Volt DC. Lihat gambar dibawah

Kalau power supply nya normal, Sobat lanjutkan langkah berikutnya, cek diodanya. Lihat gambar di bawah

Jika setelah di cek (pake multi tester/AVO meter) Diodanya short / konslet, berarti inilah sumber masalahnya.
Dengan konsletnya dioda ini menyebabkan Tegangan dari power suply (adaptor) yang 43-45 Volt ini menjadi ngeground atau konslet, sehingga printer menjadi mati total
Ganti saja dengan dioda biasa 1-2 Ampere, lihat gambar di bawah :

Kasus mati total printer epson ini tidak hanya pada T13 saja, tapi mungkin terjadi pada T11, C90, C65, bahkan printer TX101,TX111, dll.

Penyebab Printer T13 Mati Total
Ini adalah salah satu penyebab printer Epson T13 mati total, dimana tombol power tidak memberikan respon apapun terhadap printer termasuk lampu indikator.
Kabel power listrik normal dan tidak ada masalah pada kelistrikan termasuk jek listrik, tombol power juga tidak bermasalah, dan pengkabelan juga tidak ada trouble termasuk kabel fleksibel power dan kabel power supply atau adaptor.

Pada beberapa kasus, penyebab printer T13 ini mati total disebabkan oleh rusaknya deoda yang di bagian mainboard. Jika kita check menggunakan multitester akan terdeteksi short atau konslet, sehingga menyebabkan arus terblokir dan printer tidak bisa nyala.Namun pada sesion ini kita akan membahas salah satu penyebab lain masalah ini yaitu keruskan pada adaptor atau power supply.

Sebagaimana kit atahu bahwa unit power supply pada printer EPson T13 berdiri sendiri dan diletakkan di bagian bawah printer. Adaptop ini mudah sekali dilepas demikian juga mudah sekali di bongkar sehingga kita bisa mengakses komponen yg ada di dalam unit adaptor. Nah jika printer Epson T13 kamu sedang bermasalah seperti kita jelaskan diatas, disebabkan karena adaptop mati, maka salah satu komponen yang harus kita curigai adalah seperti gambar dibwah ini.

Komponen kecil dengan jumlah kaki 4 ini jika rusak menyebabkan adaptopr tidak bisa bekerja sama sekali, dengan mengganti komponen ini maka printer Epson T13 yang mati total bisa kembali bekerja dengan normal.

Mengetahui Adaptor (Power Supply) Pada Printer
Adaptor adalah salah satu bagian atau komponen penting dalam printer. Jika terjadi kerusakan yang menyebabkan printer mati total atau tidak bisa menyala, kemungkinan besar adaptor, kabel, ataupun mainboard yang bermasalah. Saat pengguna menekan tombol On namun printer tidak ada respon sama sekali, sebaiknya anda segera cek ketiga komponen utama tersebut. Jika memang anda sudah yakin, bahwa pasokan listrik sudah sempurna dalam hal ini adalah kabel dalam kondisi baik-baik saja.

Pastikan bahwa bagian out put adaptor sekitar 42 volt. Jika tidak, kemungkinan besar yang menjadi kendala penyebab printer tidak bisa menyala adalah dari bagian adaptornya. Solusi terbaiknya yaitu dengan mengganti adaptor tersebut dengan adaptor yang baru atau baik. Untuk lebih jelasnya, simak saja penjelasan terlengkap mengenai adaptor (power supply) printer berikut ini.

Mengetahui Adaptor (Power Supply) Pada Printer

Adaptor (Power Supply) Printer
Adaptor printer adalah komponen penting dalam printer. Tanpa adanya adaptor maka printer otomatis tidak akan menyala. Adaptor berfungsi sebagai alat penyearah arus dari ac ke DC. Adaptor printer ini juga berbeda-beda untuk tiap merk printer dan jenisnya. Setiap merk memiliki kriteria adaptor yang bervariasi. Perbedaan adaptor printer dapat dilihat dari segi bentuk, arus tegangan, dan juga konektor untuk ke main board printer. Masalah yang sering terjadi adalah power supply mati total.

Power supply printer adalah penyuplai tegangan pada komponen printer. Jika power supply printer mengalami kerusakan atau bermasalah, printer tidak bisa bekerja secara maksimal. Hal ini dikarenakan, voltase (volt) yang dihasilkan oleh printer berkurang. Bahkan jika terjadi kerusakan sangat parah pada power supply, printer akan mati total atau tidak menyala sama sekali. Oleh karena itu, power supply tersebut sangat penting dalam printer. Salah satu yang mempengaruhi umur atau daya tahan daripada adaptor adalah terlalu lama pemakaian. Hal yang dimaksudkan bukanlah umur printer, melainkan jangka waktu pencetakan dokument. Sebagai contoh, melakukan perintah cetak sebanyak 200 lembar.

Power supply printer tidak berfungsi dapat terjadi karena kabel power putus atau bahkan saluran listriknya putus. Selain itu, kemungkinan lain yang juga bisa terjadi yaitu power supply mengalami kerusakan, bisa drop (nyala sebentar terus mati) dan bisa mati total. Power supply printer yang drop dapat dicermati dari tanda-tanda yang muncul seperti komputer sering hang sendiri, USB port menjadi tidak berfungsi, kadang-kadang komputer restart sendiri, dan juga bisa memberikan tanda komputer nyala tampil di monitor tapi harddisk tidak terdeteksi di BIOS.

Power supply merupakan sumber tenaga yang digunakan oleh komputer. Hal ini berarti bila sumber tegangan dari power supply tidak ada maka komputer tidak akan menyala. Beberapa ciri-ciri power supply mengalami kerusakan yaitu komputer sering merestart sendiri. Selain itu, bila pengguna menyalakan komputer dan kemudian komputer menyala dan kemudian merestart dan hal tersebut sering terjadi, maka dapat dipastikan power supply lemah atau akan mati. Selain mengetahui tentang adaptor printer, sebaiknya anda juga mengenal komponen mainboard printer.

5 Cara Memperbaiki Adaptor Printer yang Rusak Terlengkap
Apakah Anda tahu printer? Yup, printer merupakan salah satu jenis perangkat input dan output komputer yang saat ini sering digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari siswa sekolah untuk membuat tugas, mahasiswa untuk mengerjakan skripsi, maupun karyawan kantoran untuk membuat proposal ataupun laporan yang diperlukan.

Fungsi printer pada komputer adalah untuk mencetak berkas dokumen atau gambar dari bentuk digital menjadi bentuk fisik berupa media cetak, mulai dari kertas, aluminium, hingga bentuk tiga dimensi. Seiring perkembangan zaman, kini jenis-jenis printer sudah ada yang bisa mencetak obyek tiga dimensi ke dalam bentuk fisik yang dicetak menggunakan bahan plastik.

Salah satu komponen penting di dalam sebuah printer adalah adaptor atau power supply. Fungsi adaptor ini adalah untuk mengkonversi tegangan sumber dari PLN agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan daya yang dibutuhkan oleh komponen-komponen elektronik di dalam printer untuk berfungsi. Tak ayal, rusaknya komponen ini menjadi salah satu penyebab printer tidak bisa mencetak.

Sebenarnya, Anda bisa saja membawa adaptor printer Anda ke tempat perbaikan agar diperbaiki oleh ahlinya. Namun, biaya yang dikeluarkan akan lebih besar. Cara termurah untuk memperbaikinya adalah memperbaiki adaptor tersebut oleh Anda sendiri. Meskipun resiko terbesarnya adalah rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika Anda tidak hati-hati dalam memperbaikinya, misalnya terjadi konslet dan lainnya.

Lalu, bagaimana cara memperbaiki adaptor printer yang rusak? Pada artikel kali ini, kami akan membahasnya untuk Anda. Berikut ini adalah pembahasannya:

1. Reset Adaptor

  • Matikan printer, lalu lepaskan kabel daya printer ke sumber listrik. Oh iya, lepas juga kabel data yang masuk ke printer.
  • Lepaskan adaptor dari printer Anda. Hal ini berlaku jika adaptor printer Anda berada di dalam printer. Biasanya, adaptor tersebut berada di bagian belakang kiri bawah. Untuk melepasnya, juga dimulai dari bawah.
  • Maukkan adaptor tersebut ke kantong plastik transparan. Lebih baik jika plastik tersebut agak tipis. Lalu ikat ujung plastik tersebut agar tidak menyisakan bagian longgar pada kantong.
  • Masukkan adaptor yang terbungkus plastik tersebut ke dalam freezer kulkas selama kurang lebih 8 s/d 12 jam.
  • Setelah waktu pendinginan telah terpenuhi, keluarkan adaptor dari plastik. Lalu, diamkan beberapa saat.
  • Lalu, pasang kembali adaptor ke tempatnya dan hubungkan kembali dengan listrik seperti sedia kala.
  • Nyalakan printer. Jika lampu indikator pada printer sudah tidak kedip-kedip, artinya printer sudah siap digunakan.
  • Untuk menghindari masalah yang sama, hindari koneksi listrik terputus tiba-tiba akibat turunnya tegangan listrik sumber atau karena mati lampu.


2. Reset Logic-nya

  • Matikan Printer, namun biarkan printer tetap terhubung dengan listrik dan juga komputer
  • Tekan tombol “resume” selama 2 detik, lalu tahan.
  • Kemudian, tekan tombol “power” sampai lampu indikator berwarna hijau, lalu lepaskan tombol “resume” dengan tetap menahan tombol “power”.
  • Tekan lepas tombol “resume” sebanyak lima kali. Pada tekanan kelima, tahan sampai lampu indikator berwarna jingga. Ketika lampu indikator sudah menyala, lepas bersamaan tombol “resume” dan “power”-nya.
  • Jika printer masih bisa beroperasi secara normal, lampu indikator akan menyala hijau. Tunggu sekitar 30 detik agar printer selesai memposisikan head printer (ditandai dengan suara khas printer). Setelah suara berhenti, matikan printer.
  • Nyalakan kembali printer dan printer siap digunakan.
  • Selengkapnya mengenai cara ini, dapat Anda lihat di artikel kami seputar cara reset printer Epson L210 yang sudah kami bahas sebelumnya.


3. Hack the Printer
Mungkin istilah Hack the Printer di atas agak aneh, tapi cara ini biasanya adalah langkah terakhir yang bisa ditempuh jika Anda tidak mau membongkar lebih jauh adaptor printer. Alasannya karena reset berulang pada printer akan mengakibatkan kesalahan-kesalahan yang aneh. Contohnya, respon printer tidak normal seperti biasanya, lampu indikator berkedip sebanyak 10 kali (normalnya hanya 8 x), serta head printer yang tidak mau ke tengah ketika penutup printer dibuka.

Berikut ini cara meng-hack printer yang mulai aneh:

  • Matikan printer, lalu nyalakan kembali dan segera buka cover. Seharusnya, head printer akan menuju tepi kiri kemudian kembali lagi ke tepi kanan. Nah, sebelum mencapai tepi kanan, halangi jalan head printer, maka catridge akan berhenti otomatis di tengah.
  • Lepaskan head printer dari base-nya, lalu tutup kembali penutup printer. Maka head printer akan ditarik ke kanan dan roll kertas akan berputar. Biarkan saja hal tersebut sampai printer benar-benar diam. Biasanya, hal tersebut memakan waktu sekitar 30 detik. Seharusnya, lampu indikator berwarna jingga akan berkedip sebanyak 4 atau 5 kali.
  • Buka lagi penutup printer, maka bsae head printer akan bergerak ke tengah. Pasang kembali head printer.
  • Tutup kembali printer dan tunggu sekitar satu menit. Lalu, biarkan printer melakukan apapun.
  • Setelah printer diam, dan lampu indikator menyala hijau, itu artinya printer sudah siap digunakan. Jangan langsung memerintah printer untuk mencetak kertas dalam jumlah banyak karena head printer bisa panas dan akan membuat masalah ini kembali terulang.
  • Biasakan untuk mematikan dan mencabut kabel printer ke sumber listrik, jika masalah ini terjadi pada printer Anda.


4. Hidupkan kembali Adaptor yang Lemah
Bisa saja, kondisi adaptor yang lemah membuat printer Anda menjadi tidak bisa digunakan. Berikut ini adalah tips untuk menghidupkan kembali adaptor atau power supply printer yang telah lemah :


  • Bongkar adaptor tersebut. Hati-hati ketika Anda melepas casingnya, karena tidak ada sekrup atau baut yang mengunci casing. Yang ada, casing tersebut ditempelkan dengan lem dari pabrik yang akan rusak ketika dibongkar secara paksa. Lem ini cukup kuat dan agak susah untuk dilepaskan.
  • Setelah casing terbuka, Anda akan melihat ada PCB elektronik. Jangan takut duluan yahh (hehehe). Anda cukup menyiapkan multitester saja.
  • Posisikan multitester ke posisi pengetesan resistor. Hubungkan kaki-kaki dari tiap komponen yang ada di PCB. Jika di LCD pada multimeter digital muncul angka yang kemudian kembali jadi angka 1 (atau jarum penunjuk akan ke menuju ke posisi nol pada multimeter analog), maka itu artinya komponen masih hidup. Lakukan hal yang sama pada semua komponen. Jika ada komponen yang tidak menunjukan reaksi apapun, maka Anda harus mengganti komponen tersebut dengan komponen yang bernilai sama.
  • Pasang kembali casing adaptor. Tujuannya agar ketika mencoba, Anda terhindar dari sengatan listrik.
  • Langkah terakhir adalah mencobanya. Jika adaptor masih rusak, hubungi tukang servis.


5. Perbaiki Adaptor
Jika keempat cara di atas sudah dilakukan, namun adaptor printer Anda masih belum menunjukkan jawaban yang memuasakan, maka Anda mau tidak mau harus memperbaiki adaptor tersebut. Berikut ini adalah cara-cara memperbaiki adaptor printer yang rusak:

Lepaskan PCB adaptor dari casing agar memudahkan Anda untuk memeriksa rangkaian elektronik. Lepaskan juga seluruh kabel yang terhubung di PCB. Jangan lupa untuk memeriksa fisik komponen elektronik di PCB, bisa jadi ada komponen yang terbakar yang bisa diketahui.
Bersihkan juga bekas lem untuk memeriksa koneksi kabel dengan PCB. Periksa bagian ini dari kemungkinan adanya kabel yang terkelupas di sisi ini.

Periksalah fuse pada masukan AC 220V dari sumber listrik luar. Lepaskan fuse tersebut dari soketnya dan cek koneksi kawat pengamannya dengan multimeter pada posisi “x1”. Jarum pada multimeter harus menunjukkan nilai sekitar 0 ohm, yang berarti fuse tersebut masih berfungsi baik. Jika multimeter menunjukkan angka “tak terhingga”, itu artinya fuse tersebut sudah putus dan harus diganti dengan yang baru. Jangan melakukan sambungan kawat pada fuse yang sudah putus, karena batas arus lelehnya bisa jadi akan menjadi lebih besar dan akan menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

Jika fuse sudah dalam kondisi baik atau sudah diganti baru, tetapi adaptor masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan DC, maka lanjutkan pemeriksaan ke transistor power switching 2SC3039 (dua buah) yang berfungsi sebagai kendali catu daya secara PWM. Lepaskan dua transisitor tersebut dari PCB dan lakukan pemeriksaan kondisinya masing-masing dengan multimeter.

Bila salah satu transistor rusak, sebaiknya kedua transistor diganti dengan transistor baru. Tujuannya agar karakteristiknya lebih terjamin dan simetris, Ketidakseimbangan karateristik di antara dua transistor ini bisa menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC yang dikeluarkan oleh adaptor.
Lepaskan diode brigde yang langsung meratakan arus listrik AC pada bagian masukan.

Periksa kondisi diode tersebut dengan multimeter. Kadang sering terjadi salah satu diodanya bocor atau terjadi short circuit. Sehingga, arus listrik AC ikut masuk ke rangkaian switching dan melumpuhkan adaptor secara keseluruhan. Hal tersebut bisa menyebabkan transistor power akan ikut rusak dan terbakar. Bahkan jika tingkat kebocoran dioda ini sangat parah, maka trafo switching juga akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan terjadi short circuit.

Periksa juga transistor pembangkit pulsa pada bagian “power on reset”. Periksa juga kapasitor dan resistor yang terdapat pada rangkaian basis transistor tersebut. Jika rangkaian transistor ini bekerja dengan baik, maka seluruh hasil regulasi tegangan DC akan direset oleh pembangkit PWM dan akibatnya adaptor tidak mengeluarkan DC sama sekali. Gantilah transistor dengan yang baru jika pada pengetesan, transistor tersebut rusak. Gantilah transistor terbseut dengan nilai yang persis sama dengan transistor sebelumnya.

Adaptor printer pada umumnya bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi ketimbang suhu ruangan, maka ada kemungkinan adaptor tersebut rusak karena panas yang berlebih dan menyebabkan solderan pada kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang terlepas. Periksalah seluruh solderan pada PCB. Jika ditemukan adanya solderan yang terlepas, perbaiki dengan cara disolder ulang. Sehingga hubungan kabel atau kaki komponen yang mungkin longgar dapat terjamin tersambung kembali.

Komponen aktif yang pengetesannya tidak bisa dilakukan dengan multimeter adalah komponen ICTL494, yang berfungsi sebagai pembangkit PWM untuk mengendalikan transistor power switching ketika bekerja. IC ini hanya bisa dites dengan membandingkan IC tersebut terhadap IC yang normal pada adaptor printer lainnya yang sejenis. Bandingkan soket IC yang dicurigai rusak dengan IC yang masih bagus.

Bila proses pemeriksaan dan penggantian komponen yang rusak sudah dilakukan semua, maka tutup casing adaptor printer dan cobalah untuk menghidupkan kembali printer.
Jika Anda sudah melakukan semua cara yang telah kami sebutkan di atas, dan adaptor printer Anda masih rusak, maka mau tidak mau Anda harus membawanya ke tukang servis yang lebih paham.

Atau cara termudah, yaitu membeli kembali adaptor printer baru untuk printer Anda. Sekian artikel kami kali ini seputar cara memperbaiki adaptor printer yang rusak. Semoga artikel kali ini dapat membantu Anda untuk memperbaiki printer Anda yang rusak

CARA MEMPERBAIKI PRINTER EPSON T13 YANG BLINKING/CARA MENGATASI EPSON T13 NGEBLINK – LAMPU MERAH MENYALA

Cara Memperbaiki printer Epson T13 yang blinking/Cara Mengatasi EPSON T13 Ngeblink – Lampu Merah Menyala dengan Posisi kabel USB Printer masih terhubung dengan komputer, Rumah Katrid yang rusak atau mungkin ada benda lain yang menghalagi pergerakan Katrid seperti selang infus nya nyangkut.Beberapa hal yang per, Softwere, Uncategorized. ·

Cara Memperbaiki printer Epson T13 yang blinking
Tips jitu untuk memperbaiki printer EPSON T13 yang mengalami blinking atau kedap-kedip pada lampunya. Hal ini biasanya dikarenakan Katrid yang tidak terbaca, Rumah Katrid yang rusak atau mungkin ada benda lain yang menghalagi pergerakan Katrid seperti selang infus nya nyangkut.
Beberapa hal yang perlu anda lakukan untuk mengatasi blinking tersebut diantaranya :

Tips Pertama : (Cara Yang paling sederhana dan paling mudah+murah)
Lepaskan Cardrider dalam keadaan Printer OFF diamkan sebentar 5-10 Menit lalu kocok 10 Detik saja..Masukan kembali
Lepaskan kabel Power (penghubung aliran listrik ke Printer) dari stopkontak, Posisi kabel USB Printer masih terhubung dengan komputer,, komputer juga dalam keadaan ON
Masukan kembali kabel Power ke Stokontak (Aliran listrik) berbarengan dengan menekan tombol on/off Printer.
Matikan printer dan nyalakan kembali.
Insya Allah bisa untuk ngeprint kembali.
kalau tidak bisa Ngeprint kemungkinan ada komponen yang rusak.

Tips Kedua :
Printer epson T13 tidak mau jalan ngeprint, melainkan hanya kedap-kedip menyala lampu hijau dan merah secara bersamaan. Lalu bagaimana caranya mengatasi printer epson yang ngeblink dan problem seperti ini???
Cara I
Nyalakan printer, cabut Catridge kemudian pasang kembali, kemudian restart (Menekan Tombol ON/OFF). kalau cara ini masih belum bisa alias tetap kedap-kedip maka gunakan cara kedua.
Cara II
cara kedua adalah dengan menggunakan Software resetter, Intall Sofwarenya kemudian lakukan sesuai tuturial berikut ini.
1. Lakukan Reset printer menggunakan Software. Anda bisa dowload disini
2. Pastikan selang infus dalam posisi baik
3. Tekan tombol reset pada katrid.
4. Bersih kan Katrid dan rumah katrid. Pastikan sudah bersih.
5. Senson decoder dan encoder sudah bersih dan pastikan sudah baik.
Jika anda masih mengalami hal blingking atau printer masih bermasalah coba anda ulangi langkah-langkah diatas.

Untuk langkah 1 anda bisa ikuti urutannya seperti dibawah ini :
Cara Reset Printer Epson Stylus T13
1. Langkah pertama tentunya printer epson T13 harus sudah terinstall drivernya.
2. Download software resetter Epson T13 dulu. Software bernama Resetter Epson T13,
3. Tanggal komputer tidak perlu dirubah seperti resetter sebelumnya.
4. PENTING !!! Matikan Antivirus anda, karena resetter T13 ini dideteksi sebagai virus oleh antivirus.
5. Jalankan program resetter Epson T13 dengan double klik di “AdjProg.exe”.
6. Kemudian lihat dan ikuti gambar dibawah ini :
7. Matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer epson c90 yang blink tadi sudah siap digunakan kembali.

Tips Ketiga :
Buka cover printer
Cabut cartridge (yg bermasalah)
Tutup cover printer
Matikan printer dan cabut kabel power
Tunggu beberapa saat (kira-kira 5-10 menit)
Hidupkan printer dan langsung buka cover printer
Pasang cartridge tadi
Matikan printer dan cabut kabel power
Hidupkan kembali
Jalankan test print
Jika masih bermasalah coba cara yang ke-2

Hidupkan printer
Ganti cartridge yg bermasalah dengan cartridge yg masih bagus
Matikan printer dan cabut kabel power
Tunggu beberapa saat (kira-kira 5-10 menit)
Hidupkan printer dan langsung buka cover printer
Ganti cartridge yg bagus dengan cartridge yg bermasalah
Matikan printer dan cabut kabel power
Hidupkan kembali,
Jalankan test print
Cara Paling Akhir coba cabut catridge dan bersihkan chipnya dengan cara menggosoknya dengan penghapus pensil atau dengan cutter bagian headnya..tipis saja dan pelan…. , bukan karena error drivernya tapi karena chip catridgenya kotor.

T13 Blinking
Tutorial Cara mengatasi printer Epson t13 blinking. Tidak sedikit orang yang merasa jengkel ketika sedang ngeprint /mencetak tugas-tugas dari sekolah ternyata printernya error/blinking warna merahnya berkedip, jengkel rasanya kalau kita masih awam mengenai masalah printer. Nah di bawah ini ada beberapa tips cara mengatasi Printer Epson t13 blinking/ error semoga membantu.

Tips Pertama :
1. Lepaskan Cardrider dalam keadaan Printer OFF diamkan sebentar
5-10 Menit lalu kocok 10 Detik saja..Masukan kembali
2. Lepaskan kabel Power (penghubung aliran listrik ke Printer) dari stopkontak,
Posisi kabel USB Printer masih terhubung dengan komputer,, komputer juga
dalam keadaan ON
3. Masukan kembali kabel Power ke Stokontak (Aliran listrik) berbarengan
dengan menekan tombol on/off Printer.
4. Matikan printer dan nyalakan kembali.
5. Insya Allah bisa untuk ngeprint kembali.

kalau tidak bisa Ngeprint kemungkinan ada komponen yang rusak.

Tips Kedua :
Printer epson T13 tidak mau jalan ngeprint, melainkan hanya kedap-kedip menyala lampu hijau dan merah secara bersamaan. Lalu bagaimana caranya mengatasi printer epson yang ngeblink ?
atau
Nyalakan printer, cabut Catridge kemudian pasang kembali, kemudian restart (Menekan Tombol ON/OFF). kalau cara ini masih belum bisa alias tetap kedap-kedip maka gunakan cara kedua atau yang terakhir jalan keluarnya bisa langsung di reset caranya tekan tombol power Dan reset secara bersamaan,, tunggu beberapa saat,, printer berjalan kembali...

Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson
Memiliki sebuah printer canggih dan berkualitas terkadang memiliki masalahnya tersendiri. Mulai dari hal yang sepele seperti tidak hidupnya lampu indikator yang ada pada printer, sampai tidak merespons sinyal cetak dari komputer. Bahkan ada juga masalah paling besar yaitu kerusakan sistem yang ada pada printer tersebut sehingga kamu tidak bisa menggunakannya lagi. Tentu hal-hal yang seperti ini yang harus kamu waspadai, karena jika tidak diatasi dengan cara yang sesuai tentunya akan mendatangkan kerugian.

Inilah beberapa cara untuk mengatasi 5 masalah umum yang sering muncul pada printer Epson.

1. Macetnya tinta memperlambat kinerja anda saat mencetak

Ingin menyelesaikan pekerjaan yang memiliki deadline ‘mepet’ tentunya membuat kamu tergesa-gesa untuk segera menyelesaikannya. Namun apabila yang terjadi di saat kita ingin mencetak, tinta yang ada dalam printer malah tidak keluar. Biasanya karena tinta yang ada malah macet sehingga hasil cetakan yang keluar jadi terlihat buram bahkan hanya menghasilkan selembar kertas kosong

Cara mengatasinya dimulai dengan memperhatikan semua tinta yang ada pada cartridge. Apakah kamu sudah mengisinya atau dalam keadaan kosong. Kamu juga bisa melihatnya di software driver Epson sendiri untuk memastikannya apakah tinta sesuai dengan indikator yang diberikan atau tidak.

Selain itu, coba perhatikan head printer tersebut. Kemungkinan tersumbat yang membuat tinta tidak keluar atau memang head printer tersebut sudah dalam keadaan tidak layak untuk digunakan. Apabila demikian, terpaksa kamu harus menggantinya.

2. Penarikan kertas yang berlebihan

Pada saat kamu mencetak, printer pada umumnya menarik kertas satu per satu. Namun ada suatu kondisi di saat printer kamu menarik kertas lebih dari satu dan membuat hasil cetakan menjadi tidak sesuai. Masalah ini ada pada roller penarik kertas yang mungkin memang sudah rusak atau aus. Sangat disarankan kepada kamu, segera menggantinya ke roller penarik yang baru. Setelah itu, kamu sudah bisa melanjutkan pekerjaan yang tadinya belum selesai.

Kamu juga bisa memperbaikinya dengan mengatur lipatannya menjadi lebih rapat pada roller tersebut. Tetapi ingat, dibutuhkan kejelian dan perlengkapan yang memadai untuk melakukannya.

3. Mendeteksi tinta kosong yang ternyata masih penuh

Terkadang di saat kamu ingin menggunakan printer, yang ada malah keluar notifikasi bahwa tinta tidak ada atau kosong. Setelah kamu mengeceknya, ternyata cairan tinta yang ada di dalam cartridge masih banyak dan cukup untuk mengeksekusi perintah yang sudah dikirimkan. Bagaimana cara mengatasinya?

Cara mengatasi masalah ini adalah dengan me-reset atau restart kembali sistem yang ada pada printer Epson tersebut. Reset berfungsi untuk mengembalikan sistem ke pengaturan semula dengan indikator bahwa tinta kembali penuh.

Kamu bisa melakukannya secara manual yaitu dengan mematikan dan menghidupkannya kembali. Tunggu hingga selesai restart selesai, lalu tekan tombol tinta selama 5 detik. Lepas dan tekan lagi, lalu tahan selama 3 detik.

4. Lampu indikator yang membuat printer mogok

Permasalahan ini timbul karena adanya kerusakan pada komponen printer dengan gejala dimana printer melakukan blinking (kedipan) pada lampu indikator tanpa sebab. Biasanya karena adanya peringatan bahwa kamu harus me-reset kembali printer Epson kamu. Perhatikan juga lampu indikator yang berkedip ini bisa terjadi karena printer mendeteksi tidak adanya tinta di dalam cartridge, kamu bisa melakukan reset. Namun bila masalah belum teratasi masih terjadi, kamu bisa menggunakan tool resetter khusus dari Epson.

5 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson

Pada umumnya, setiap printer memiliki sebuah wadah untuk menampung pembuangan tinta, yang biasanya terbuat dari spon berdaya serap tinggi.Terkadang dalam jangka waktu yang masih pendek atau kamu belum banyak menggunakan printer masalah ini membuat kamu berpikir bahwa penampung tersebut penuh dan harus mengganti baru.Padahal tidak demikian.

Padahal ini adalah sebuah gangguan yang biasanya muncul karena printer tidak mendeteksi, penuh atau tidaknya Waste Ink secara langsung. Printer hanya mendasarkan perhitungan berdasarkan pengaturan bawaan, bukannya kondisi nyata. Kamu dapat mengatasinya dengan bantuan Tool Resetter printer Epson.