-->

Cara Memperbaiki Komputer Disaat Dihidupkan Nyala Kemudian Mati

Apakah komputer Anda mati dengan sendirinya beberapa saat setelah dinyalakan atau di beberapa titik sebelum sistem operasi dimuat? Jika iya, Anda mungkin menghadapi satu masalah seperti korsleting listrik atau apapun sampai masalah hardware serius. Apa yang mesti harus dilakukan jika komputer yang anda gunakan secara tiba tiba mati sendiri saat proses awal booting? berikut penjelasan cara mengatasinya.

Kmputer Mati

Dari kejadian tersebut itu karena ada beberapa penyebab PC atau komputer yang Anda gunakan mati dengan sendirinya selama proses booting, sangat penting jika Anda membaca, memahami dan mencoba pemecahan masalah di bawah ini secara berurutan sehingga komputer yang mengalami hal tersebut dapat anda atasi dengan mudah..

Catatan
Jika komputer anda dapat menyala terus, tapi tidak muncul apapun di monitor, maka anda bisa menuju ke "Bagaimana Memperbaiki Komputer yang Tidak Menyala" untuk panduan yang lebih umum. Proses ini bisa memakan waktu mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam tergantung pada masalah mengapa komputer mati sesaat setelah dihidupkan.

Kmputer Mati

Langkah 1: Periksa dan Perhatikan Suara Beep (Beep Code)
Dengan asumsi, Anda cukup beruntung untuk mendengar bunyi kode beep dari komputer anda, maka akan lebih mudah untuk dapat mengetahui letak permasalahan komputer. Sebuah kode beep akan memberi tahu dengan persis apa penyebab komputer Anda mati. Klik disini untuk panduan kode beep jika anda mendengar bunyi beep.

Dengarkan dengan seksama kode beep yang berbunyi saat komputer mulai dinyalakan. Jika terlewatkan, cukup restart/hidupkan kembali komputer anda, dan dengarkan lagi. Setidaknya me-restart atau menghidupkan kembali komputer beberapa kali tidak akan memperburuk masalah.

Kmputer Mati

Langkah 2: Periksa Switch Power Supply
Apabila ada, Pastikan bahwa switch tegangan power supply diatur dengan benar. Jika tegangan input untuk power supply tidak sesuai dengan pengaturan di negara Anda, komputer Anda mungkin hanya akan menyala cuma hanya sebentar.

Seharusnya komputer Anda tidak akan menyala sama sekali jika switch ini salah, tapi tegangan pasokan yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan komputer Anda mati dengan sendirinya. Switch kecil ini digunakan untuk mengatur tegangan input ke power supply baik 110v/115v ataupun 220v/230v. Di Indonesia harusnya di set ke 220v/230v.

Langkah 3: Periksa Suhu Komputer (Mungkin Overheat)
Pastikan bahwa komputer anda mendapatkan sirkulasi udara yang bagus. Jika suhu komponen di komputer anda kurang dingin, atau mungkin terjadi overheat di suatu titik yang membuat komputer otomatis mati.

Untuk sementara, cobalah untuk membuka chasing komputer anda. Dalam point ini, coba periksa apakah komponen dalam komputer anda berdebu. Jika kotor atau berdebu, maka sudah saatnya komputer anda dibersikan dari debu, anda dapat menggunakan pompa angin ataupun menggunakan cara tradisional dengan melepas komponen satu persatu dan membersihkannya. lalu cobalah untuk menyalakan kembali.

Kmputer Mati

Jika beberapa menit kemudian komputer sudah normal kembali, lalu dalam beberapa menit atau beberapa jam kemudian terulang kembali, ada kemungkinan sirkulasi udara bermasalah, khususnya kipas CPU. Sudah saatnya diberi pasta CPU lagi, atau bahkan mungkin sudah saatnya mengganti kipas CPU anda. Selain itu anda dapat menambahkan satu atau dua kipas lagi di chasing anda untuk menambah sirkulasi udara.

Langkah 4: Adanya Korsleting Listrik
Periksa apakah ada korsleting listrik di dalam komputer Anda. Hal ini sangat sering menjadi penyebab masalah saat komputer menyala sebentar lalu mati.

Catatan
Sangat, sangat penting bahwa Anda harus meluangkan waktu untuk memeriksa bagian dalam komputer Anda untuk mencari sesuatu yang dapat menyebabkan korslet. Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk memecahkan masalah ini, Anda mungkin akan berakhir dengan penggantian hardware mahal tanpa alasan yang bagus.

Korsleting listrik di dalam komputer sering disebabkan oleh sekrup, dalam kasus ini mungkin ada kontak fisik dengan logam pada motherboard atau komponen internal lainnya. Sekrup yang digunakan untuk mengamankan hampir setiap komponen bagian dalam kasus termasuk kartu video, kartu suara, hard drive, drive optik, dll. Goyang-goyangkan PC Anda, jika ada bunyi gemeretak kemungkinan ada sekrup yang telah lepas, gunakan obeng yang kecil dan agak panjang untuk membantu mengeluarkannya.

Korsleting listrik di dalam komputer kadang-kadang juga disebabkan oleh kabel yang telah kehilangan lapisan pelindung mereka dan membuat kontak fisik dengan komponen internal.

Langkah 5: Test Power Supply
Hanya karena komputer Anda menyala beberapa saat belum berarti bahwa power supply di komputer Anda sudah bekerja dengan baik. Power supply cenderung menyebabkan lebih banyak masalah daripada perangkat keras lainnya dan sangat sering menjadi penyebab komputer mati dengan sendirinya. Cobalah cek dengan menggantinya menggunakan power supply dari komputer lain

Langkah 6: Periksa Tombol Power
Coba untuk mengecek tombol power di bagian depan PC. Jika tombol power korslet atau bahkan mungkin melekat dan terus tertekan ke dalam, dan mungkin menjadi penyebab komputer mati dengan sendirinya. Gantilah tombol power tersebut jika itu masalahnya.

Langkah 7: Pasang Ulang Semua Komponen Komputer
Cabut semua kabel dan hardware dalam PC anda lalu pasang kembali. Ada kemungkinan satu atau lebih kabel ataupun hardware telah longgar. Cabut dan pasang kembali hal hal seperti kabel power, kabel data, memori, expansion cards (VGA, sound card, dll), dan lain sebagainya.
Penting
Lepas dan pasang kembali kabel keyboard dan mouse juga. Kecil kemungkinan hal ini menjadi penyebab permasalahan, tapi kita tidak boleh mengabaikannya saat memasang ulang semua komponen komputer.

Langkah 8: Pasang Ulang CPU
Jika solusi diatas masih tidak membuahkan hasil, lepaskan lalu pasang kembali CPU jika ada dugaan bahwa mungkin telah longgar atau mungkin belum terpasang dengan benar.
Catatan
Kemungkinan pemasangan CPU tidak benar atau longgar sangatlah kecil dan karena pemasangannya merupakan tugas yang sensitif. Hal ini bukan merupakan masalah besar jika Anda tetap berhati-hati!

Langkah 9: Gunakan Minimum Hardware
Nyalakan PC Anda dengan hardware yang paling penting saja. Tujuan di sini adalah untuk sementara melepaskan hardware sebanyak mungkin namun tetap mempertahankan komputer agar dapat menyala dengan benar.
Jika komputer Anda nyalakan, dan dapat terus menyala, dengan hardware penting saja, lanjutkan ke
Langkah 10. Jika komputer Anda tetap mati dengan sendirinya, lanjutkan ke Langkah 11.
Catatan
Langkah ini cukup mudah bagi siapa saja, tidak perlu alat khusus, dan bisa memberikan banyak informasi yang sangat berharga. Langkah ini tidak boleh dilewati apabila setelah mencoba semua langkah sebelumnya, komputer Anda masih mati dengan sendirinya.

Langkah 10: Periksa Hardware Tambahan
Ketika hardware yang paling penting telah terpasang dan tidak ada masalah. Lanjutkan dengan memasang kembali setiap hardware tambahan yang lain. Uji kembali komputer anda (nyalakan kembali) di setiap pemasangan satu hardware, untuk memeriksa apakah setiap hardware yang dipasang bermasalah atau tidak.

Karena PC Anda dinyalakan hanya dengan hardware terpenting, komponen-komponen tersebut bekerja dengan benar. Ini berarti bahwa salah satu hardware tambahan yang dilepaslah yang menyebabkan komputer Anda mati dengan sendirinya. Dengan memasang hardware tersebut ke komputer Anda dan melakukan pengujian setelah setiap pemasangan satu hardware, Anda akan menemukan hardware yang menyebabkan masalah Anda. Setelah anda menemukannya, ganti hardware yang bermasalah tersebut dengan yang baru atau yang masih bekerja.

Langkah 11: Gunakan PC Analyzer / Power On Self Test card
Uji PC menggunakan PC Analyzer / Power On Self Test card. Jika komputer Anda terus mati dengan sendirinya meski hanya dengan hardware yang penting saja, POST card akan membantu mengidentifikasi hardware mana yang bermasalah.
Jika Anda tidak memilikinya dan tidak ada keinginan membeli POST card, lanjutkan ke Langkah 12.

Langkah 12: Periksa Hardware Minimum
Ganti setiap hardware dalam komputer anda satu persatu dengan hardware yang sama atau setara namun yang telah "diketahui kondisinya masih bagus". Lakukan pengetesan setiap penggantian satu komponen, untuk mengetahui hardware mana yang bermasalah.
Catatan
Sebagian besar pengguna komputer tidak memiliki koleksi suku cadang komputer. Saran saya yaitu kembali ke Langkah 11. Harga PC Analyzer / POST card tidaklah mahal dan merupakan pendekatan yang paling masuk akal daripada membeli semua persediaan suku cadang komputer.

Langkah 13: Bantuan Profesional
Terakhir, jika semuanya gagal, Anda mungkin perlu mencari bantuan profesional di pusat servis komputer atau dari servis resmi produsen komputer Anda.
Sayangnya, tanpa POST card dan juga tanpa suku cadang pengganti, Anda tidak akan tahu hardware mana yang bermasalah. Dalam kasus ini Anda memiliki sedikit pilihan selain mengandalkan individu atau perusahaan yang memiliki sumber daya tersebut.
Secara Teori, Setelah langkah terakhir dilakukan, komputer anda seharusnya sudah dapat berfungsi kembali.

Catatan
Apabila anda merakit komputer sendiri, periksa kembali konfigurasi anda! Ada kemungkinan besar permasalahan ini terjadi karena ada kesalahan konfigurasi, bukan karena hardware yang rusak.

Apabila anda mengalami masalah spesifik lainnya pada komputer, Anda dapat menyerahkannya kepada teman atau kolega anda, ataupun ke pusat servis resmi komputer anda, atau Anda dapat menuju ke panduan "Bagaimana Memperbaiki Komputer yang Tidak Menyala" jika ingin berusaha sendiri terlebih dahulu