-->

Cara Mengetahui Spesifikasi Sebuah Laptop atau Komputer PC di Windows

Cara Mengetahui Spesifikasi Sebuah Laptop atau Komputer PC di Windows - Mengetahui spesifikasi laptop atau komputer kita sangat penting. Hal ini berguna ketika kita ingin menginstal aplikasi atau game, karena akan berpengaruh apakah apliaksi atau game yang akan kita instal dapat berjalan baik pada perangkat kita. Artikel ini dikhususkan hanya untuk mengetahui spesifikasi laptop pada sistem operasi windows, terutama windows 10.

Cara Mengetahui Spesifikasi Laptop

Sebuah game maupun aplikasi tentu memiliki spesifikasi minimal untuk dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu sebelum menginstal aplikasi atau game pastikan spesifikasi laptop atau pc komputer yang akan anda gunakan memiliki minimal setara dengan spesifikasi minimal yang di tuliskan pada aplikasi tersebut sehingga komputer atau laptop anda bisa menjalankan dengan baik.

Cara Mengetahui Spesifikasi Laptop

Jika memang spesifikasi yang sobat miliki memang dibawah spesifikasi minimal maka bosstekno sarankan jangan dipaksakan untuk diinstal. Pada suatu keadaan memang dapat diinstal akantetapi pengaturan didalam game tentu harus disesuiakan, dan spesifikasinya juga tidak terlalu jauh dengan spesifikasi yang diminta oleh aplikasi atau game. Informasi yang ditampilkan pada umumnya adalah CPU atau processor, Motherboard ,Ram dan Hardisk.

Cara Mengetahui Spesifikasi Laptop

Melihat spesifikasi pada laptop atau pc komputer :

1. Mengecek dengan menggunakan DirectX Diagnostic Tools (dxdiag)
Industri game memang tak bisa dilepaskan dengan spesifikasi yang ditanamkan pada komputer, baik perangkat keras maupun lunaknya. Hal ini penting, setidaknya agar game yang akan diinstal dapat berjalan dengan mulus tanpa kendala apapun.

Untuk menjalankan sebuah game, Gadgeter harus mengetahui spesifikasi minimum untuk game tersebut. Setelah itu, Gadgeter harus memastikan bahwa komputer yang digunakan setidaknya harus memiliki prosesor yang sama dengan kebutuhan minimumnya.
Tidak hanya prosesor, agar tidak terjadi lag, komputer tersebut juga harus memiliki kapasitas ram dan media penyimpanan yang cukup memadai sesuai dengan system minimum game yang akan dimainkan. Kualitas kartu grafis dan layar juga menjadi dua hal yang sangat penting agar game dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, ada kalanya Gadgeter harus mengecek spesifikasi laptop atau komputer yang digunakan untuk disesuaikan dengan game yang akan dimainkan.

Kalaupun tidak untuk bermain game, mengecek spesifikasi dapat digunakan untuk menunjukan kemampuan laptop kepada publik untuk beberapa keperluan lain, seperti untuk menarik pembeli saat Gadgeter ingin menjual laptop tersebut.

Untuk mengecek spsesifikasi laptop, Gadgeter tidak perlu menginstal aplikasi baru. Sistem operasi Windows telah menyediakan tools bawaan yang dapat kita gunakan untuk mengecek spesifikasi laptop. Tools tersebut adalah DirectX Diagnostic Tool.

DirectX Diagnostic Tool merupakan alat yang dapat digunakan untuk mendiagnosa fungsi DirectX dan permasalahan perangkat keras terkait video maupun suara. Namun meski memiliki fungsi untuk mendiagnosa permasalahan terkait dengan grafis dan suara, tools ini juga dapat digunakan untuk melihat spesifikasi laptop yang kita gunakan.

Yang perlu diingat, DirectX Diagnostic Tool hanya tersedia untuk perangkat yang menjalankan sistem operasi Windows karena DirectX merupakan kumpulan program yang dikembangkan oleh Microsoft untuk menangani kebutuhan pemrograman multimedia.

Sehingga untuk mengecek spesifikasi laptop dengan sistem operasi selain Windows tentu akan berbeda dengan langkah yang akan dipaparkan.

Cara Cek Spesifikasi Laptop dengan DirextX Diagnostic Tool
Cara Cek Spesifikasi Laptop Windows dengan DxDiag

Cara Mengetahui Spesifikasi Laptop

Untuk menggunakannya, Gadgeter dapat mengikuti langkah seperti di bawah ini

  1. Klik tombol Windows bersamaan dengan tombol R.
  2. Kemudian ketikan dxdiag pada bagian Open, dan klik tombol enter atau OK.
  3. Lalu akan muncul DirectX Diagnostic Tool. Gadgeter juga dapat membuka DirectX Diagnostic Tool dengan menekan tombol Windows, kemudian mengetikan dxdiag dan menekan tombol enter pada Windows 10.
  4. Gadgeter dapat melihat Sistem Operasi, Manufaktur, Model, BIOS, Prosesor, Kapasitas RAM, dan Versi DirectX pada tab System.
  5. Untuk mengecek kualitas kartu grafis, Gadgeter dapat memilih tab Display.
  6. Gadgeter juga dapat melihat spesifikasi perangkat suara melalui tab Sound.
  7. Selain itu masih terdapat tab Input, dimana Gadgeter dapat mengecek perangkat input yang terpasang, seperti keyboard, touchpad, dan lain sebagainya.
  8. Jika telah selesai melihat spesifikasi laptop, Gadgeter dapat mengeklik tombol Exit.


Selain menggunakan DirectX Diagnostic Tool, Gadgeter dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengecek spesifikasi laptop. Namun, jika hanya untuk mengecek dan membandingkan spesifikasi dengan system minimum game, DirectX Diagnostic Tool saya rasa sudah cukup.
Aplikasi ini sudah tersedia di laptop atau komputer sobat, jadi tidak perlu menginstal. Untuk membuka aplikasi ini caranya sebagai berikut :
a. Tekan tombol Win + R, kemudian ketik dxdiag kemudian tekan OK atau Enter.

Win + R, Lalu ketik dxdiag
Maka akan muncul halaman seperti dibawah ini yang menampilkan spesifikasi komputer sobat

Pada menu Dxdiag terdapat 5 menu, dikarenakan pada saat ini BossTekno menggunakan 2 monitor. Tab System memberikan informasi kepada sobat mengenai spesifikasi komputer. Tab Display 1, memberikan informasi monitor 1 begitu juga display 2. Selanjutnya pada tab sound, sobat dapat melihat kartu suara atau sound card beserta driver yang digunakan. Tab terakhir adalah tab input yang menampilkan perangkat input (input device) yang sedang sobat gunakan, misalnya mouse dan keyboard.

2. Menggunakan Speccy
Memiliki komputer tidak lengkap rasanya tanpa mengetahui spesifikasi atau isi dalamnya. Dengan mengetahui komponen mesin yang ada didalamnya, pengguna dapat memperkirakan apakah uang yang dikeluarkan setara dengan spesifikasi yang didapatkannya.

Menggunakan Speccy

Apakah spesifikasi yang ada sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mengecek spesifikasi komputer, caranya cukup mudah. Biasanya bermacam-macam turotial internet akan mengarahkan pengguna untuk membuka Control panel atau menggunakan Direct X Diagnostic Tool.

Melihat spesifikasi komputer pada menu control panel kurang lengkap karena data yang tersedia terbatas. Sementara itu, melihat spesifikasi komputer melalui Diagnostic Tool terbilang agak ribet bagi orang kebanyakan. Solusinya adalah dengan menggunakan software pihak ketiga.

Di sini pengguna bisa menggunakan Software “Speccy”. Download dan Install Speecy terlebih dahulu, Anda bisa menemukannya di situs resminya: www.piriform.com/speccy

Begitu selesai terpasang, aplikasi Speccy sudah bisa dibuka. Tunggu sebentar sampai Speccy menampilkan semua spesifikasi komputer dengan lengkap. Aplikasi ini adalah buatan pihak ketiga. Data yang diberikan melalui Speccy lebih informatif dan lebih lengkap sehingga dapat dimengerti bahkan oleh awam sekalipun.

Menggunakan Speccy

Menu Summary adalah menu awal yang menampilkan spek pc secara keseluruhan. Membaca summary saja sebenarnya sudah cukup untuk mengetahui performa komputer pengguna.

Operating System
Di sini pengguna dapat melihat Sistem Operasi apa hyang terpasang di komputer lengkap dengan versi dan nomor serinya.

CPU
Menu CPU berguna untuk menampilkan mesin utamadari komputer. Info CPU meliputi jenis, merk, kecepatan, dan jumlah core atau inti dari CPU tersebut.

RAM
Menu RAM berguna untuk mengetahui tipe dan kapasitas memori RAM Komputer.

Motherboard
Di sini pengguna dapat mengetahui tipe dan jenis motherboard. Selain itu pengguna juga dapat melihat slot apa saja yang tersedia serta melihat sistem BIOS.

Graphic
Menu yang berguna untuk mengetahui jenis, tipe, dan kekuatan kartu grafis komputer.

Storage
Storage adalah memori penyimpanan data meliputi semua partisi yang ada di komputer.

Optical Drive
Berguna untuk menampilkan DVD RW, CD RW dan semacamnya jika ada di komputer.

Audio
Menu Audio akan menampilkan erbagai perangkat Audio yang terpasang di komputer.

Pheripheral
Pheripheral adalah berbagai perangkat pendukung komputer mulai dari mouse, keyboard, printer, dan lain-lain.

Network
Menu network berguna untuk melihat jaringan yang dimiliki komputer beserta infonya. IP addres komputer juga dapat dilihat di sini.
Pada aplikasi ini sobat harus menginstal terlebih dahulu jika belum punya. Untuk mendownloadnya sobat melalui https://www.piriform.com/. Jika sobat sudah menginstal, selanjutnya sobat buka aplikasi speecy. Tampilan speccy kurang lebih seperti dibawah ini.

Aplikasi speccy memberikan informasi lebih lengkap dan detail mengenai spesifikasi laptop sobat. Terdapat informasi suhu CPU atau processor, Motherboard ,Ram dan Hardisk.

3. Menggunkan CPU-Z
Sama dengan Speccy aplikasi ini juga sobat harus menginstal terlebih dahulu. Untuk mendownloadnya sobat bisa melalui http://www.cpuid.com

Menggunkan CPU-Z

Selain menggunakan fitur bawaan dari windows, anda juga dapat menggunakan software-software yang disediakan oleh pihak ke tiga seperti CPU-Z. Software ini memberikan tampilan informasi spek cukup lengkap dengan proses instalasi yang cukup mudah. langkahnya adalah sebagai berikut :

Sebelumnya anda bisa mengunduh software CPU-Z di beberapa situs seperti CPUID.com kemudian dilanjutkan dengan menginstalnya.
Setelah instalasi sukses dilakukan, anda bisa membuka software tersebut dan melihat secara detail spek dari laptop/PC anda.
Seperti informasi lengkap mengenai CPU mulai dari nama processor hingga core speed laptop/PC anda pada kolom CPU.
Apabila anda ingin melihat informasi mengenai mainboard , anda dapat membuka kolom main board yang tersedia pada CPU-Z.
Pada kolom type memory, anda dapat melihat tipe dari memory yang terpasang di laptop/PC anda. sedangkan pada kolom tab SPD, anda dapat melihat informasi lengkap mengenai RAM.

Menggunakan Software Speccy
Selain menggunakan CPU-Z anda juga dapat menggunakan Software Speccy. Caranya tidak berbeda dengan software pada umumnya. Langkahnya adalah sebagai berikut :

Unduh terlebih dulu software Speccy dari web berikut Speecy , kemudian instal pada laptop/PC yang akan anda periksa spesifikasinya.
Setelah instalasi sukses, buka softwarenya dan anda sudah dapat melihat secara rinci informasi mengenai spesifikasi CPU laptop/PC anda.
Selain itu anda bisa melihat tab summary, dimana akan menampilkan secara terperinci spesifikasi dari laptop anda mulai dari ram hingga sistem operasi.

4. Menggunakan HWiNFO
Meskipun sekarang telah ada komputer yang tidak memiliki kipas, kipas masih memiliki peran yang cukup besar untuk kelangsungan hidup banyak PC. Panas adalah salah satu penyebab umum terjadi kerusakan dalam sistem Anda seperti terjadinya blue screen, mati atau hang secara tiba-tiba, lag, atau bahkan memperpendek umur komponen Anda. Heatsink, atau sirip-sirip besi tipis itu, memang berguna mengurangi panas, namun tidak seefektif kipas biasa.

Namun ya, kipas sangatlah penting. Beberapa minggu yang lalu, Penulis baru saja menyadari bahwa kipas laptopnya telah mati. Bagaimana Penulis menyadarinya? Mudah saja: Tidak ada suara kipas berputar dan suhu laptop Penulis menjadi jauh lebih panas dari biasanya. Jujur saja, Penulis takut dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Penulis tidak ingin membawa laptop tersebut ke pusat perbaikan karena masa garansi telah habis dan Penulis takut membayangkan jumlah uang yang harus dibayar, belum lagi waktu yang terbuang percuma untuk menunggu perbaikan.

Untungnya, Penulis bisa membuka panel laptop dan membersihkan debu yang mampet dalam kipas. Meskipun debu telah dibersihkan, Penulis ingin tahu apakah kipas benar-benar telah sembuh. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi kecil bernama HWiNFO untuk sistem ber-OS Windows dan smcFanControl untuk sistem MacOS. Silahkan klik “read more” untuk mengetahui lebih lanjut.

Apa Bedanya?
Oh ya, Penulis sempat lupa. Kedua aplikasi di atas, meskipun keduanya bisa membaca statistik kipas, keduanya sangat-sangat berbeda. smcFanControl hanya kompatibel dengan Mac dan seperti namanya, aplikasi tersebut hanya bisa mengontrol kipas Mac Anda. Sedangkan untuk HWiNFO, aplikasi ini hanya tersedia untuk Windows, dan dapat mendeteksi sebagian besar (atau bahkan semua) hardware yang terpasang pada sistem Anda, termasuk kipas.

HWiNFO cakupannya lebih luas, dan bahkan bisa mendapatkan data suhu masing-masing komponen (yang memiliki sensor suhu tentunya). Anda bisa mengunduh smcFanControl di sini dan HWiNFO di sini. Untuk HWiNFO, Anda sebaiknya mengunduh versi yang cocok dengan arsitektur OS Anda: 32bit atau 64bit.

Oke, Saya telah Mengunduhnya. Apa Berikutnya?
Buka saja. Penulis akan membahas smcFanControl terlebih dahulu karena operasionalnya yang lebih mudah. Bukalah file zip yang telah Anda unduh, kemudian bukalah file .dmg yang ada. Terserah apakah Anda ingin meng-copy aplikasi tersebut ke folder Applications Anda. Ketika aplikasi terbuka, seharusnya Anda menyadari ada sesuatu yang baru di menubar atas Mac Anda. Penambahan kecil ini akan memberitahu Anda suhu Mac Anda dan seberapa cepat kipas Anda berputar.

Menurut Penulis, nama masing-masing field sudah cukup jelas. Anda boleh mencoba meningkatkan kecepatan kipas, namun silahkan risiko ditanggung sendiri, karena ada peluang Anda bisa merusak salah satu (atau bahkan semua) kipas Anda. Bagi Penulis, aplikasi ini hanya berguna untuk menunjukkan apakah kipas masih berjalan semestinya, karena jika masih masih berjalan, maka biarkanlah OS dan Apple yang mengatur, karena pasti mereka mengetahui konfigurasi yang paling baik. Selama sistem Anda belum panas sekali, Penulis rasa tidak perlu meningkatkan kecepatan kipasnya.

Oh, dan satu hal lagi. Jika pada aplikasi tertulis 0 RPM dan Mac Anda memanas secara tidak wajar, kemungkinan besar kipas Anda telah mati. Dari menubar, Anda dapat memilih untuk menutup aplikasi, memilih konfigurasi kipas yang berbeda atau membuka menu preferences yang berisi pengaturan-pengaturan lebih lanjut. Selain itu, Anda juga bisa membaca dokumentasi atau memberikan donasi pada pengembang aplikasi. Membuka preferences akan memberikan tampilan seperti di bawah ini.

Menggunakan HWiNFO

Sebagai catatan, Penulis mencoba smcFanControl pada MacBook Pro 15″ dari pertengahan 2012 (mid-2012). Lebih spesifik lagi, model tanpa Retina Display. smcFanControl seharusnya akan kompatibel dengan tipe-tipe Mac terbaru, kecuali MacBook baru yang tipisnya luar biasa itu, yang tidak memiliki kipas sama sekali.

Oke, mari beralih ke Windows. HWiNFO, seperti yang sudah ditulis di atas, jauh lebih fleksibel dibandingkan smcFanControl karena aplikasi ini mampu mengenali kebanyakan (jika tidak semuanya) hardware dan menunjukkan statistik tentang komponen-komponen tersebut. Anggaplah HWiNFO sebagai “Device Manager” dari pihak ke tiga. Baiklah, setelah Anda berhasil menyelesaikan unduhan dan instalasi, bukalah HWiNFO kemudian klik tombol “Run“. HWiNFO akan membutuhkan waktu beberapa detik untuk mengenali hardware Anda. Setelah selesai, akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Menggunakan HWiNFO

Sayangnya, pada tampilan di atas, tidak ada informasi yang berkaitan dengan kipas Anda. Untuk mendapatkan informasi yang lebih mendetil serta suhu perangkat Anda, arahkan mouse Anda ke bagian “Monitoring” dalam menubar kemudian pilih “Sensors“. Lagi, HWiNFO akan memerlukan beberapa detik untuk membaca data sensor perangkat Anda sebelum aplikasi menyajikan tampilan berikut ini untuk Anda. Geserlah ke bawah untuk melihat informasi mengenai kipas Anda.

Menggunakan HWiNFO

Seperti yang terlihat dari gambar di atas, kipas Penulis berjalan dengan lancara dengan kisaran kecepatan 1.300-1.400 RPM. Beberapa minggu yang lalu, ketika Penulis menyadari kipasnya mati, hanya tertulis 0 RPM. Sayangnya, Penulis pada saat itu sedang panik dan tidak berpikir untuk menulis kejadian tersebut ke dalam blog. Sekarang Anda tahu (dan bisa yakin mengenai) kondisi kipas sistem Anda.

Aplikasi Mendeteksi Kipas Saya Tidak Berputar (0 RPM). Apa yang harus Saya Lakukan?
Sebenarnya ada beberapa faktor yang mendasari hal ini. Pertama-tama, aplikasi ini adalah sebuah perangkat lunak, dimana perannya hanya membaca dan menampilkan data yang disajikan oleh sensor perangkat keras Anda. Apabila Anda memiliki perangkat keras yang sangat baru, ada kemungkinan aplikasi belum mengenali perangkat Anda. Jika pada aplikasi tertulis 0 RPM namun Anda merasakan kipas Anda berputar, maka tenang saja, berarti tidak ada masalah.

Berikutnya, jika pada aplikasi tertulis 0 RPM dan kipas Anda tidak berputar, cobalah lihat apakah debu membuatnya berhenti berputar. Biasanya, debu adalah penyebab utama mengapa kipas berhenti berputar. Anda bisa membawanya ke pusat perbaikan untuk membersihkannya, atau melakukannya sendiri. Tentu saja, masing-masing pilihan ada baik dan buruknya.

Debu terkadang adalah penyebab utama matinya kipas PC Anda.
Terakhir, apabila pada aplikasi tertulis 0 RPM dan kipas Anda tidak berputar dan sistem Anda masih baru, maka bawalah perangkat Anda ke pusat perbaikan terdekat. Pasti ada sesuatu yang salah dengan perangkat Anda. Oh ya, dan sebelum Anda membawanya ke pusat perbaikan, tolong cek apakah perangkat Anda memiliki kipas.

Anda tentu tidak mau ditertawakan, bukan? Bagaimana Anda bisa tahu apakah perangkat Anda memiliki kipas? Yah, Google adalah teman terbaik Anda. Biasanya, laptop super tipis seperti ZenBook milik ASUS dan MacBook terbaru milik Apple tidak memiliki kipas. Begitu juga dengan tablet seperti seri Transformer milik ASUS dan seri Iconia milik Acer, mereka tidak memiliki kipas.
Jika sobat belum memilikinya, sobat bisa menginstalnya terlebih dahulu dengan mendownloadnya pada halaman di http://www.hwinfo.com

5. Menggunakan GPU-Z
Jika sobat belum memilikinya, sobat bisa menginstalnya terlebih dahulu dengan mengdownloadnya malalui https://www.techpowerup.com. Berbeda dengan yang lain, aplikasi ini dikhususkan untuk melihat spesifiasi video card (VGA).

Itulah Beberapa Cara Mengetahui Spesifikasi Sebuah Laptop atau Komputer PC pada sistem operasi windows untuk para pemula dijamin bisa mengoprasikannya dengan hasil yang diharapkan. Semoga artikel ini membantu dan jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar dibawah ini. Selamat mencoba.