Cara Mengatasi Adaptor Laptop Yang Bermasalah Dengan Mudah

Sebuah perangkat yang ada dalam laptop berupa adaptor yang merupakan salah satu perangkat pendukung pada bagian laptop. Karena alat ini berperan sebagai pendukung untuk pengisian daya batre atau aliran listrik, maka apabila adaptor laptop ini rusak secara otomatis laptop juga tidak akan mendapatkan pasokan daya sehingga laptop tidak akan bisa menyala jika kondisi baterainya kosong.

Adaptor Laptop


Oleh karena itu, bila adaptor mengalami hal tersebut maka anda harus menjaga agar adaptor ini selalu ada dalam kondisi yang prima. Terus, bagaimana cara mengenali apakah adaptor dalam kondisi yang baik-baik saja atau sedang bermasalah? Simak daftar berikut untuk memperoleh jawabannya. Agar anda dapat membedakan mana adaptor laptop yang masih berfungsi dengan baik dan tidak.

Adaptor Laptop


Ciri-Ciri Adaptor Laptop yang Bermasalah
Adanya Solderan yang Retak

Ciri ini biasa terjadi pada adaptor yang sudah pernah jatuh atau terbentur dengan keras sebelumnya. Karenanya jika Anda mendapati lampu indikator charge pada laptop tidak menyala saat charger sudah dipasang dengan benar, cobalah untuk periksa adaptor-nya kalau-kalau ada solderannya yang retak, longgar atau bahkan putus.

Apabila memang ada retakan, silahkan Anda periksa semua komponen yang ada di sekitar retakan, mungkin nanti Anda akan menemukan adanya bagian yang terputus akibat retakan tersebut.

Lampu Indikator pada Laptop tidak Menyala
Apabila lampu indikator listrik yang ada pada laptop Anda tidak menyala sekalipun charge dan adaptor-nya telah dipasang dengan benar dan listrik juga tidak dalam kondisi mati, maka ada dua kemungkinan, satu karena DC connector yang ada pada laptop rusak dan dua karena tidak ada arus listrik yang mengalir dari kabel output adaptor.

Mulai dari yang pertama, DS connector yang rusak bisa membuat arus listrik yang berasal dari adaptor tidak bisa mengalir ke dalam laptop. Hal ini bisa terjadi karena solderan DC connector longgar atau DC connector tersebut terbakar.

Sementara untuk kemungkinan yang kedua, jika memang masalahnya ada pada charger, maka itu bisa saja berasal dari kabel yang bermasalah atau bisa juga dari rangkaian adaptor itu sendiri.

Sekering pada Adaptor Putus
Sekering biasa disebut juga dengan fuse. Fungsinya adalah untuk memutuskan tegangan atau arus listrik apabila tegangan atau arus yang dimaksud sudah melebihi kapasitas tertentu. Hal ini sengaja dilakukan demi mencegah terjadinya kerusakan pada berbagai komponen yang lainnya akibat tegangan yang berlebihan.

Jika adaptor laptop Anda tidak berfungsi dengan baik, ada kemungkinan sekering atau fuse ini memang putus. Untuk mengeceknya, Anda bisa melihat langsung pada fisik sekering atau fuse tersebut atau bisa juga dengan menggunakan multimeter. Nah, apabila Anda mendapati sekering atau fuse putus, silahkan Anda ganti dengan sekering atau fuse lainnya yang masih sejenis.

Kapasitor atau Elco Adaptor Mengembang
Tanda yang selanjutnya adalah kapasitor atau elco adaptor mengembang. Kapasitor atau elco ini mempunyai fungsi untuk menyimpan muatan listrik yang sifatnya sementara. Kerusakan yang terjadi pada kapasitor atau elco cukup mudah untuk dikenali yakni dengan melihat bagian fisiknya saja.

Apabila kondisinya tampak menggembung, maka bisa dipastikan kapasitor atau elco tersebut bermasalah atau rusak. Tetapi jika Anda masih belum yakin dengan pengamatan biasa, Anda bisa mengetesnya dengan memakai multimeter.

Jika charger laptopmu rusak, apa yang kamu lakukan, Breeders? Setelah sedih dan kesal, pasti kamu akan merenungkan dulu, ya kan? Setidaknya mencari tahu penyebab charger itu rusak. Apakah kabelnya digigit tikus, terkena arus pendek, atau tercebur ke dalam genangan pipis kucing?

Memang, kasus rusaknya charger disebabkan banyak hal tak terduga bahkan remeh temeh. Tak perlu di-list, bisa-bisa Breeders pusing bacanya.

Jika sudah menyimpulkan sebabnya, bisa diprediksi apa langkahmu selanjutnya. Yak tul, charger lapuk itu pasti Breeders bawa cepat-cepat ke toko reparasi terdekat. Selain itu, uang secukupnya di kantong sembari berharap biaya perbaikan sesuai bujet. Soalnya, biaya memperbaiki charger tidak dipajang terang-terangan seperti harga seporsi ayam geprek level pedas 18+.

Nah, sebelum Breeders kenalan sama Abang Tukang Servis, simak dulu tips singkat memperbaiki charger laptop rusak, yang dipaparkan Lembaga Studi Breedie (boleh disingkat dengan LSB) ini. Tips ini diambil hikmahnya dari sebuah kasus yang melibatkan charger laptop seorang Kru Breedie.

Begini ceritanya. Charger laptop Si Kru ini memang sudah berkali-kali putus sambung seperti lagunya BBB. Kabel DC rusak perlahan-lahan hingga habis ke pangkalnya. Harusnya ketika itu terjadi, kabel tersebut disolder atau dilas secepatnya. Namun, Si Kru tak mahir menyolder. Ketimbang tersolder tangan sendiri, ia pun membawa ke Abang Tukang Reparasi untuk menyolder langsung di pangkalnya.

Setibanya di toko reparasi, eh, Si Abang Tukang malah bilang, charger harus dibongkar. Sebab, sisa kabel yang di pangkal sudah tidak mungkin disolder lagi. Dari sinilah kekacauan itu dimulai. Dibantu obeng, Si Abang Tukang membuka charger dengan cara purba. Ia mencongkel-congkel garis sambungan penutup charger. Semenit tak berhasil, dua menit, hingga mendekati lima menit, tak jua terbuka. Yang terlihat malah casing charger terkopek-terkopek digigit obeng yang rakus itu. Si Abang Tukang kecewa, padahal keringatnya telah menetes banyak.

Yang lebih kecewa tentulah sang pemilik charger butut itu. Mau nangis malu, mau marah ga enak, mau pulang kaki rasanya berat melangkah, duh. Untung nggak pipis di celana.

Namun, didorong semangat yang kuat, beliau akhirnya sampai juga di rumah. Daripada mengutuk Si Abang Tukang terus-terusan, mulailah beliau mencari cara-cara membuka kulit charger itu di YouTube. Hasilnya, beliau paparkan pada LSB dan diceritakan kembali di sini.

Seperti disinggung di atas, banyak sebab charger itu rusak. Di sini yang dipaparkan adalah kasus rusaknya charger akibat terputusnya kabel. Sedangkan adaptor masih bagus dan imut-imut. Walaupun begitu, charger tersebut bakal tak berguna karena tidak mampu menyuplai arus untuk mengisi baterai laptop.

Biasanya adapter charger laptop dibungkus secara permanen untuk melindungi komponen-komponen di dalamnya seperti trafo, condensator, diode, dan lain-lain. Komponen-komponen ini bekerja siang malam (demi kamu) untuk mengubah arus listrik tegangan tinggi AC menjadi arus DC yang rendah.

Kalau pernah belajar Fisika waktu sekolah dulu, Breeders tentu masih ingat apa itu AC, apa itu DC. Yang jangan keduanya digabung jadi satu, bakal jadi nama sebuah band. Awamnya, adanya pengubah arus itu supaya orang-orang tidak langsung mengecas laptopnya dari bawah tiang listrik dengan arus tegangan tinggi. Bisa terburai itu usus-usus laptopnya.

Karena charger laptop dibungkus rapat dan kuat, ia tidak mudah basi, eh, maksudnya tak gampang dibongkar. Bahkan baut-baut saja tak kelihatan. Walhasil, obeng-obeng jadi tak berguna. Kasus Abang Tukang Servis layak menjadi perhatian kita semua.

Alih-alih obeng, yang perlu disiapkan dalam “sidang” membongkar casing charger ini adalah pisau tumpul dan palu. Siapkan juga handuk kecil atau kain pelindung dari marabahaya. Lihat seperti di animasi berikut.

Setelah alat-alat disiapkan, bawa “tertuduh” si adapter charger yang rusak itu. Lalu “sidangkan” ia seperti gambar animasi di bawah ini.

Lakukan secara pelan-pelan di kedua sisi charger agar sealer-nya terbuka. Jangan terburu nafsu untuk menyiapkannya cepat-cepat. Ingat, Breeders sedang membuka casing bukan membelah kayu.
Penyebab Charger Laptop Tidak Mengisi Sama Sekali
Kelebihan yang paling utama dalam penggunaan laptop dibandingkan dengan PC desktop adalah portabilitasnya, laptop mudah dibawa kemana saja, digunakan dimana saja, tanpa harus tergantung pada sumber listrik utama seperti halnya PC desktop.

Setiap perangkat elektronik (berbasis komputer) portable baik itu laptop, smartphone, PC tablet dan perangkat lainnya memiliki sumber tenaga listrik yang portabel juga (baterai), bentuknya bisa bermacam-macam, tegangannya pun bervariasi, namun satu hal yang sama dari semua baterai pada perangkat elektronik portable apapun, yaitu baterainya harus diisi ulang (charge) secara berkala.

Oleh karena itu, (dalam hal ini) laptop bukannya tidak memerlukan sumber listrik, namun tenaga listrik yang dibutuhkan dapat dipenuhi oleh baterai hanya hingga kapasitas baterainya habis, setelah habis baterai perlu diisi ulang menggunakan charger khusus yang terhubung ke sumber listrik utama.

Namun apa jadinya kalau charger laptop tidak dapat mengisi baterai meskipun telah dihubungkan pada sumber listrik (stopkontak)? Tentu saja laptop tidak akan dapat menyala dengan baterai, dan hanya akan menyala jika terhubung dengan chargernya saja, nah bagaimana kalau laptop tidak mau menyala meskipun charger sudah dihubungkan?

Beberapa laptop yang pernah Saya tangani mengalami hal seperti demikian, ada yang chargernya terhubung ke sumber listrik dan laptop dapat dinyalakan namun baterainya tidak terisi, ada pula yang laptopnya matot (mati total), tidak menyala sama sekali meskipun charger telah terhubung, apa penyebabnya?silahkan simak uraiannya berikut ini.

1. Masalah pada steker charger
Masalah charger laptop tidak mengisi mungkin disebabkan oleh sambungan antara kabel power pada charger dengan stopkontak yang rusak atau longgar, beberapa steker charger laptop membutuhkan conektor khusus untuk dapat dihubungkan ke stopkontak (steker berkaki tiga).
Steker berkaki tiga membutuhkan konektor khusus untuk dapat dihubungkan dengan stop kontak standar (dua lubang), biasanya konektor untuk steker berkaki tiga memiliki saklar sendiri yang dilengkapi dengan lampu indikator, dalam hal konektor tersebut rusak biasanya lampu indikator tidak menyala.

2. Masalah pada kabel charger
Beberapa kondisi kabel (yang kasat mata) mungkin mengindikasikan kerusakan pada kabel charger laptop (bukan adapternya), misalnya robekan pada kabel charger, isolasi yang sudah rusak, bau seperti plastik terbakar, atau mungkin bekas lipatan pada kabel.

Kabel yang terputus didalam jaket pembungkusnya (yang tidak kasat mata) juga akan sangat berpotensi membuat charger laptop tidak mengisi, biasanya hal tersebut disebabkan oleh tarikan yang cukup kuat pada kabel charger tersebut.

3. Masalah pada adapter charger
Beberapa adapter charger laptop dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi adanya masalah pada komponen catu daya, misalnya adanya ketidakstabilan arus listrik (naik-turun dengan cepat) sehingga membahayakan elemen catu daya didalamnya.

Oleh karena itu untuk menghindari masalah yang lebih serius, adapter charger laptop tersebut berhenti bekerja (dengan sendirinya) selama beberapa saat, adapter charger universal (non-original) biasanya tidak dilengkapi dengan kemampuan tersebut.

Sehingga banyak kasus (yang cukup sering Saya alami) adapter charger laptop yang berasap karena adanya elemen yang terbakar saat digunakan, hal tersebut tentunya tidak akan dialami oleh adapter charger bawaan laptop (original charger).

4. Masalah pada sambungan kabel charger
Beberapa charger laptop memiliki kabel yang terpisah antara bagian charger yang terhubung ke stopkontak dengan bagian charger yang terhubung ke laptop, biasanya bagian tersebut dapat dipisahkan dari adapternya.

Dalam kasus charger laptop tidak mengisi (memasok daya ke baterai), ada kemungkinan sambungan charger bermasalah, misalnya ada kotoran pada penghubung kabel power (yang dihubungkan langsung dengan stopkontak) dengan adapter charger.

5. Masalah pada konektor charger (pada ujung kabel)
Konektor charger (yang terhubung ke port pada laptop) yang bermasalah dapat meyebabkan aliran listrik dari adapter charger terganggu, akibatnya baterai tidak terisi walaupun laptop terhubung ke charger laptop.

6. Masalah pada port charger (pada laptop)
Atau jika setelah gonta-ganti charger laptop (dengan charger yang sama persis) masalah masih belum teratasi, maka ada kemungkinan port pada laptop yang bermasalah, biasanya ada debu atau kerikil yang menempel sehingga mengganggu koneksi konektor charger dengan port charger pada laptop.

7. Masalah panas berlebih pada laptop
Jangan sepelekan laptop yang panas karena dapat mengakibatkan banyak masalah baik pada perangkat keras maupun perangkat lunak pada laptop, termasuk dapat mengganggu proses pengisian daya.

8. Masalah pada sambungan laptop dengan baterai laptop
Beberapa jenis laptop memiliki baterai yang dapat dilepas dengan mudah, biasanya dari bagian bawah laptop dengan membuka kunci tertentu tanpa membutuhkan alat khusus, baterai seperti demikian memiliki konektor logam (tembaga).

Saat konektor tersebut bermasalah (biasanya disebabkan oleh kotoran atau cairan) maka pasokan daya dari charger ke baterai laptop akan sangat terganggu, hal tersebut juga dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen lain bila dibiarkan.

9. Masalah pada baterai laptop
Baterai laptop yang sudah lama digunakan biasanya kemampuan menyimpan dayanya menurun, hal tersebut diindikasikan dengan kapasitas baterai yang cepat habis dan waktu pengisian yang lebih lama dari baterai normal.

Bahkan baterai laptop yang sudah usang (rusak) sama sekali tidak dapat menyimpan daya, sehingga berapa lamapun laptop di-charge baterai akan tetap kosong tidak terisi.

10. Masalah pada driver baterai
Driver sangat penting dalam integrasi perangkat keras dengan perangkat lunak (termasuk sistem operasi), oleh karena itu masalah “tidak berfungsinya” suatu perangkat keras yang terhubung ke laptop termasuk charger (dan baterai) laptop mungkin disebabkan oleh driver yang tidak (atau kurang) optimal.

Beberapa sistem operasi memang sudah dilengkapi dengan built-in driver untuk berbagai baterai, namun instalasi perangkat lunak (termasuk driver lain) mungkin dapat menyebabkankan driver baterai yang telah terlebih dahulu terinstal menjadi terganggu.

Oleh karena itu, charger laptop tidak mengisi bukan karena charger (kabel, adapter, port) laptop yang rusak, bukan juga baterainya yang rusak, melainkan (ada kemungkinan) sistem operasi yang terinstall tidak dapat mengintegrasikan charger laptop dengan baterai yang terpasang.

Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas maka masalah yang mungkin menyebabkan charger laptop tidak mengisi diantaranya:
1. Steker charger yang terhubung ke stopkontak rusak atau longgar.
2. Kabel power charger yang terhubung ke stopkontak (jika ada) rusak.
3. Adapter charger rusak atau berhenti bekerja sementara secara otomatis.
4. Kabel charger yang terhubung ke laptop rusak.
5. Konektor charger (male) yang dihubungkan ke port pada laptop rusak, malfungsi atau kotor.
6. Port charger (female) pada laptop rusak, malfungsi, atau kotor.
7. Laptop mengalami panas berlebih (over-heat).
8. Elemen konektor pada baterai rusak, basah atau kotor.
9. Baterai sudah usang sehingga tidak dapat menyimpan daya.
10.Masalah pada driver baterai laptop

Demikian uraian tentang penyebab charger laptop tidak mengisi, semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan serta menjadi solusi untuk yang membutuhkan, stay foolish.

Pengalaman Memperbaiki Charger Laptop yang Rusak
Memperbaiki Charger Laptop - Pada artikel kali ini saya berbagi pengalaman bagaimana cara memperbaiki charger laptop yang sering putus nyambung alias ngadat. Charger laptop isinya berupa rangkaian elektronika yang bekerja dengan mengubah arus AC menjadi DC dan ini biasanya juga disebut dengan Adaptor.

Khusus charger ada banyak penyebab kenapa charger/cas laptop tidak bisa berfungsi /tidak mengisi atau konslet. Dari isi kabel yang putus, colokan adaptor yang rusak sampai dengan adaptor yang terbakar karena penggunaan diluar dari semestinya.

Namun demikian ada pula charger laptop tergadang bisa digunakan terkadang tidak (putus sambung). Bila anda mengalami kejadian seperti ini jangan lekas-lekas untuk membeli charger yang baru tapi coba cek terlebih dahulu apakah masih bisa diperbaiki.

Seperti hal diatas, charger laptop saya mengalami hal yang serupa. Pengisian baterai ke laptop sering ngadat alias sering putus nyambung. Hal yang perlu dilakukan sebelum saya benar-benar harus membeli yang baru saya melakukan dan mencari tahu kerusakan charger tersebut.

Cara Mengatasi Charger Laptop Yang Tidak Masuk
Dan bila anda mengalami hal yang serupa yakni charger sering ngadat apakah itu charger untuk laptop Acer, Asus, Toshiba, HP dan yang lain, dibawah ini yang mungkin patut anda lakukan sebelum membeli charger yang baru :

1. Pastikan Kabel dari listrik ke adaptor dalam keadaan bagus, biasanya kabel tersebut copotan antara adaptor dan ke listrik AC. Cara nya gunakan Multimeter untuk mengecek apakah ada isi kabel yang putus, jika tidak ada lanjutkankan ke step berikutnya.

2. Periksa kabel dari adaptor ke colokan yang di laptop, sama seperti point no.1 lakukan hal yang sama. Dari beberapa jenis charger kabel yang menghubungkan dari adaptor ke laptop tidak copotan seperti hal nya kabel dari arus listrik ke adaptop. Sehingga ada dua alternif yang bisa dilakukan yaitu memotong kabel tersebut atau membuka kotak adaptor lalu melepas solder kabel pada adaptor tersebut.

3. Bila ditemukan bahwa kabel yang dari adaptor ke colokan laptop yang bermasalah, cari dimana sekiranya isi kabel yang putus. Pada kasus yang saya alami adalah setelah saya cek dengan avometer ternyata isi kabel putus di dekat colokan ke laptop sehingga saya men solder kembali dari situ.

4. Setelah disolder, lanjutkan dengan membungkus kabel dengan isolatif listrik atau kalo mau lebih bagus lagi dibungkus dulu dengan "selang bakar" sehingga benar-benar terbungkus dengan rapi.
5. Dan terakhir beri setuhan pegikat nylon clip agar benar-benar terlihat bagus dan kuat.

Nah, akhirnya laptop bisa di charger kembali dengan menggunakan charger yang sering ngadat. Sekian penjelasan Cara Mengatasi Adaptor Laptop Yang Bermasalah Dengan Mudah, kami menjelaskan dengan singkat ini dan harapan kami semoga artikel ini membawa manfaat buat anda.