Cara Merawat Komputer Laptop Desktop Dengan Benar

Merawat Komputer,Notebook Sering kali kita melihat seseorang yang menenteng-nenteng Notebook ke arah dimana ada sumber hotspot. Namun sekarang sudah gak jaman nya lagi karena sudah banyak modem yg murah, jarang sekali kita memperhatikan bagaimana kondisi Notebook kita, mungkin ketika Notebook kita sudah menunjukkan gejala-gejala aneh atau trauble, kita baru sadar kalau Notebook kita ternyata kondisinya sudah memprihatinkan.

Cara Merawat Komputer Laptop Desktop


Hal tersebut masih sering kita lihat di sekitar kita. Ada baiknya bagi Anda yang mempunyai Notebook, untuk dapat mengikuti 10 Cara merawat notebook berikut ini: 

1. Tempatkan Notebook pada tempat yang rata/datar agar lubang ventilasi yang letaknya di bagian bawah Notebook tidak tertutup. Pastikan Notebook berada di tempat stabil, tidak banyak goyangan dan getaran yang dapat merusak Harddisk, Optical Drive, socket-socket serta komponen mekanik lainnya.

2. Sebelum menghidupkan Notebook, pastikan kondisi battery masih ada daya yang cukup untuk proses booting sampai menjalankan OS. Bila ragu, pasang adaptor, lalu hidupkan Notebook Anda. Kekurangan daya battery sewaktu menghidupkan laptop, akan menyebabkan gagal booting dan harddisk dapat rusak permanent/total.

3. Pastikan dengan teliti stop kontak adaptor apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Bila tidak, akan terpercik bunga api pada stop kontak yang berakibat proses charge akan putus sambung. Kemungkinan terburuk setiap percikan oleh battery dianggap 1 cycle charging (Batt Lithium +/- 1000 x charging). Pengalaman membuktikan akibat stop kontak kendor telah mengakibatkan umur battery menjadi sangat pendek bahkan ada yang hanya berumur 1 bulan saja battery sudah rusak.

4. Perhatikan indikator battery sebelum mengisi (men-charge) Notebook Anda. Bila menunjukkan kapasitas battery 80%, Anda dapat bekerja bersamaan dengan adaptor terpasang pada Notebook dan tidak perlu khawatir terjadi overcharge, karena Notebook terbaru telah dilengkapi proteksi overcharge.

Mengapa demikian? Baterry Lithium pada kondisi normal mampu diisi dan dipakai +/- 1000 cycle dan pada kondisi >85% bila diisi kembali battery belum menganggap 1 cycle charge, akan tetapi kalau kondisi kurang dari 80% dianggap sebagai 1 cycle charge dan recharge, sehingga umur battery akan berkurang 1 cycle. Apabila Notebook tidak dipakai dalam waktu yang lama (lebih dari 1 minggu), sebaiknya battery dan adaptor di lepas. Pastikan Notebook dalam keadaan benar-benar mati (Shutdown) saat akan disimpan dalam waktu yang lama.

5. Jangan biasakan menggunakan Notebook dengan adaptor saja dan battery dilepas. Rumor diluar mengatakan bila bekerja dalam jangka waktu yang lama sebaiknya battery dilepas karena bisa rusak akibat overcharge. INGAT!!! itu akan menjadi malapetaka besar manakala listrik mati tiba-tiba dari PLN. Harddisk dalam Notebook bisa rusak parah berikut data didalamnya. Padahal, file-file “DATA” kadang jauh lebih bernilai daripada Notebook itu sendiri. Jadi, selain sebagai penyimpanan daya, battery juga berfungsi membantu menyediakan daya yang stabil dikala adaptor saja tidak cukup mencukupi saat Processor bekerja dengan maximum.

6. Jika hendak membawa Notebook dan dimasukkan ke dalam tas, pastikan Notebook sudah dalam kondisi Shutdown. Apabila masih standby, dikhawatirkan Notebook tiba-tiba hidup sendiri karena terkadang ada perintah-perintah resident yang terlupakan sewaktu standby. Saat Notebook hidup kembali tetapi masih berada didalam tas, akan terjadi gangguan sirkulasi udara sehingga menjadi sangat panas bahkan chasingnya bisa meleleh. Kemungkinan lain, bila terjadi goncangan saat Notebook dalam keadaan hidup, harddisk dan data didalamnya akan rusak.

7. Jangan membawa banyak barang dalam tas hingga berdesakan dengan Notebook, karena dapat mengakibatkan panel LCD Notebook Anda retak/pecah . (Ingat! harga LCD Panel Notebook sangat mahal +/- 2.5 jt).

8. Tambahkan pelindung layar (screen protector) agar layar tidak mudah tergores, pelindung keyboard (keyboard protector) agar keyboard tidak kemasukan debu/cairan yang mengakibatkan kerusakan pada tuts keyboardnya dan gunakan cooling pad bila Notebook akan digunakan dalam waktu yang lama, agar sirkulasi udara dalam Notebook terjaga.

9. Jangan meletakkan Handphone diatas Notebook maupun di atas keyboard Notebook. Lebih baik jauhkan Handphone dari Notebook Anda. Pengalaman membuktikan, Handphone sewaktu ada call atau saat menerima sms, mengeluarkan radiasi yang sangat besar sehingga akan merusak chips dalam Notebook yang terbukti sangat sensitif terhadap radiasi elektromagnetik. Akibat yang sering terjadi adalah kerusakan chips keyboard controller yang mengakibatkan beberapa angka/huruf tidak dapat keluar.

10. Update antivirus Notebook anda sesering mungkin, hindari situs-situs internet berbahaya, karena banyak spyware, spam, malware, dll. Hindari tukar menukar data dengan sesama pengguna komputer tanpa di check dengan antivirus terlebih dahulu, dan gunakan software original (bukan bajakan) agar aman dan nyaman.
Semoga tips tersebut dapat bermanfaat bagi Anda pengguna Notebook agar bisa lebih berhati-hati menggunakan nya,Cukup sekian semoga bermanfaat.

Cara Merawat Komputer Dengan Benar Agar Awet
Sudah menjadi kewajiban setiap pengguna untuk selalu merawat komputernya dengan baik agar komputer tidak rusak dan hang. Apalagi dengan berbagai perangkat komputasi baru di tahun 2020 ini, seperti laptop, iPad, tablet, dan berbagai perangkat canggih yang sangat diminati masyarakat dunia.

Komputer tidak boleh digunakan dan hanya digunakan oleh kita saja begitu saja komputer harus dirawat pada komponen-komponennya untuk menjaga agar komputer tetap dapat bekerja dan dapat terus digunakan oleh kita.

Cara Merawat Komputer
1. Tutup Program Yang Tidak Dibutuhkan
2. Pasang Ventilasi CPU Yang Memadai
3. Instal Program Antivirus dan Update Berkala
4. Hapus Program Yang Tidak Anda Gunakan
5. Gunakan UPS / Stabilizer
6. Defragmentasi Hard Drive Secara Teratur
7. Bersihkan Recycle Bin dan File Sampah Secara Teratur
8. Pasang Kabel Ground
9. Jangan Letakkan Speaker Aktif Terlalu Dekat Dengan Monitor
10. Bersihkan CPU Secara Berkala

1. Tutup Program Yang Tidak Dibutuhkan
Cara merawat komputer dengan benar yang pertama adalah menutup program yang tidak dibutuhkan. Setiap program yang di-load membutuhkan memory RAM, sehingga semakin banyak program yang dijalankan maka semakin banyak memory yang dikonsumsi.

Dengan adanya ini selain dapat menyebabkan komputer anda berjalan lambat juga beban kerja komputer anda menjadi lebih berat.
Pada akhirnya akan dapat memperpendek umur komponen pada komputer anda.

2. Pasang Ventilasi CPU Yang Memadai
Intinya tips komputer ini adalah anda menempatkan monitor dan CPU di ventilasi udara dari dinding ke monitor / CPU cukup lebar dan udara yang mengalir cukup lancar.

Ventilasi yang kurang baik akan menyebabkan pemanasan yang berlebihan, sehingga rangkaian komponen akan cepat, sehingga panas dapat memperpendek umur komponen. Oleh karena itu, pastikan jarak setidaknya 30 cm antara CPU dan monitor.

3. Instal Program Antivirus dan Update Berkala
Untuk dapat mengenali virus baru di komputer Anda harus update program antivirus Anda secara teratur. Virus yang sudah menyebar di komputer bisa membuat Anda menginstall ulang komputer Anda.

Selain itu, hal tersebut juga akan menyebabkan harddisk Anda menjadi lebih mudah rusak dibandingkan jika Anda tidak sering menginstal ulang.

4. Hapus Program Yang Tidak Anda Gunakan
Menghapus program yang tidak Anda gunakan adalah salah satu cara merawat komputer dengan benar.
Disk space yang penuh akan memperlambat proses read atau write drive, sehingga beban kerja komputer anda akan semakin berat sehingga harddisk akan lebih rentan rusak.

5. Gunakan UPS / Stabilizer
Gunakan UPS untuk mengantisipasi mati lampu / mati mendadak yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen komputer Anda, terutama pada harddisk.
Jika Anda tidak memiliki UPS, gunakan stabilizer untuk mengantisipasi dan menstabilkan fluktuasi tegangan catu daya.
 
6. Defragmentasi Hard Drive Secara Teratur
Fungsi defragment adalah untuk mengatur file berdasarkan jenis data di harddisk. Dengan cara ini, bisa memudahkan proses read / write di komputer Anda sehingga beban kerja komputer Anda juga akan lebih ringan. Pada akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk Anda.

Caranya klik menu Start> Programs> Accessories> System Tools> Disk Defragmenter.
Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yang berjalan, termasuk screensaver yang aktif di komputer Anda karena akan mengganggu fungsi program defragment.

7. Bersihkan Recycle Bin dan File Sampah Secara Teratur
Sebenarnya file / folder yang Anda hapus tidak akan hilang dari harddisk karena akan ditampung terlebih dahulu di Recycle Bin untuk sementara saat Anda masih perlu mengembalikannya.

Recycle Bin yang banyak akan memakan ruang harddisk yang mungkin menyebabkan pembacaan harddisk jadi lambat.

Anda bisa delete file dalam recycle bin di menu Windows Explorer> klik Recycle Bin> klik File> klik Empty Recycle Bin .

Atau bisa menjalankan fungsi Disk Cleanup Cara Start> Program> Accessories> System Tools> Disk Cleanup> kemudian pilih drive yang ingin Anda bersihkan. Setelah itu centang opsi Recycle Bin jika perlu, lalu klik OK.

8. Pasang Kabel Ground
Kadang kita suka kaget saat memegang casing CPU, karena adanya listrik statis. Pasang kabel ground untuk mengantisipasi listrik statis pada casing CPU.

Caranya ambil panjang kabel seperlunya, salah satu ujungnya disambungkan ke bodi CPU (casing) sedangkan ujung satunya lagi ditanam di lantai/tembok.

Tindakan ini akan menetralkan arus listrik yang “nyasar” pada komputer anda menjadi hilang dan tidak tersengat lagi dan juga dapat membuat komponen elektronik komputer anda lebih awet dan tahan lama.

9. Jangan Letakkan Speaker Aktif Terlalu Dekat Dengan Monitor
Tips dan trik cara merawat komputer dengan benar yang satu ini terdengar seperti hal yang biasa dilakukan, karena pada umumnya speaker diletakkan di dekat monitor pada sisi kiri dan kanan monitor agar terlihat lebih rapi.

Namun tanpa Anda sadari medan magnet yang ada pada speaker monitor akan mempengaruhi warna monitor menjadi tidak rata atau berbintik-bintik. Bolehkah kami menyarankan Anda aktif speaker yang masing-masing di kiri dan kanan berukuran 30cm agar medan magnet pada speaker tersebut tidak mempengaruhi warna monitor Anda.

10. Bersihkan CPU Secara Berkala
Seiring waktu, biasanya di dalam CPU akan terdapat debu. Apalagi jika sudah lama digunakan, lapisan debu yang terkumpul bisa cukup tebal.

Hal ini bisa membuat komponen komputer anda lebih panas, yang pada akhirnya lebih rentan rusak.
Sebisa mungkin secara berkala bersihkan debu-debu dari dalam PC anda. Gunakan vakum cleaner atau kuas untuk membersihkannya dengan benar.

Cara Merawat Desktop
Menggunakan Desktop rutin setiap hari akan membutuhkan kesadaran bahwa kamu perlu merawatnya agar awet dan tidak mudah rusak. Mungkin selama ini kamu tahu cara merawat komputer yang baik tapi belum maksimal.

Merawat Desktop tak hanya melulu mengenai merawat perangkat kerasnya saja seperti merawat mesin, merawat motherboard, LCD, maupun keyboardnya, namun juga perlu diperhatikan juga cara merawat software atau perangkat lunak di dalam komputer itu sendiri.

Untuk lebih mengetahui bagaimana cara merawat komputer dengan baik dan benar, secara software dan hardware, berikut adalah tata cara dalam merawat komputer serta beberapa tips mudahnya :

Satu hal yang mudah dilakukan dalam merawat hardware adalah bahwa hal ini mudah dilakukan karena mudah dilihat oleh mata.

Cara merawat Desktop yang satu ini hanya memerlukan kemauanmu saja demi menjaga kebersihan komputer dan perangkatnya.
Membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada komputer perlu dilakukan paling tidak 3 bulan sekali.

Debu yang menpempel apabila tidak segera dibersihkan maka akan menjadi keras dan semakin sulit untuk dibersihkan.
Untuk bagian luar dari komputer mungkin debu mudah dilihat dan mudah dibersihkan, namun bagaimana dengan debu di dalam PC ? Kamu hanya perlu menggunakan kuas cat yang kecil atau sikat yang halus untuk membersihkan bagian dalamnya. Kamu tidak memerlukan cairan pembersih apapun.
Hanya dengan menggunakan sikat dan kuas, maka debu yang menempel akan mudah dibersihkan dan kebersihan PC kamu akan tetapt terjaga.
Hal yang kamu perlu perhatikan juga untuk merawat komponen komputer adalah membersihhkan keyboard.

Ingat, keyboard menyimpan banyak bakteri karena selalu bersentuhan dengan jari-jari kamu yang mungkin saja kotor.
Selanjutnya jangan sembarangan meletakkan benda diatas PC apalagi yang berbobot berat.
Hindari juga meletakkan makanan berkuah atau air minum manis di sebelah komputer kamu untuk menghindari kerusakan yang diakibatkan dari tumpahan air.

Coba baca: cara remote desktop komputer
1. Menjaga Aliran Listrik
Cara merawat komputer dengan memperhatikan daya aliran listrik juga perlu kamu ketahui loh, guys. Kamu disarankan menggunakan stavolt atau UPS (Uninterruptible Power Supply) saat menggunakan komputer.
Stavolt banyak digunakan orang karena fungsinya yang dapat emnstabilkan daya listrik pada komputer.

Sedangkan UPS adalah alat yang dapat menyediakan daya cadangan saat listrik padam.
Keduanya sangat penting untuk dapat menstabilkan aliran listrik di dalam komputermu, guys.
Hal ini supaya tidak terjadi kerusakan ketika listrik padam saat komputer tengah bekerja.
Jangan lupa juga gunakan kipas angin di dekat CPU dan monitor, hal ini untuk mencegah komputer menjadi tidak cepat panas.
Suhu komputer juga perlu kamu perhatikan jika ingin komputermu tetap awet.
Menjaga aliran listrik ini merupakan salah satu cara untuk merawat komputer kamu dari sisi luar atau hardware.

2. Bersihkan File yang Tidak Perlu
Cara menjaga dan merawat komputer yang selanjutnya adalah dnegan melakukan pembersihan pada file-file yang sudah tidak diperlukan lagi, dengan kata lain file sampah.

File yang menumpuk akan mempengaruhi kinerja komputer menjadi sangat lambat dan tidak optimal untuk bekerja.
Jika dibiarkan terlalu lama, maka file-file ini akan menghabiskan ruang penyimpanana di dalam komputer.
Dampaknya, komputer akan bekerja dengan sangat lambat.
Penghapusan data juga tidak terhenti pada langkah pertama penghapusan saja karena file-file ini nanti akan masuk ke Recycle bBin.
Maka yang perlu kamu lakukan adalah juga membersihkan Recycle Bin dari file-file yang sudah tidak kamu butuhkan kembali.

3. Scan Antivirus
Langkah selanjutnya untuk cara merawat komputer dengan melakukan scan mengunakan ativirus serta membersihkan cache yang menumpuk sehingga komputer kamu menjadi lemot.
Sistem komputer kita merupakan sistem yang mudah sekali terserang virus.Jika kamu merasa dengan menginstall 1 antivirus saja sudah cukup, sebaiknya kamu pikir kembali.

Bahkan antivirus yang sudah kadaluarsa pun dapat berubah menjadi virus di dalam sistem komputermu.
Selalu update antivirus di dalam komputermu supaya iapun makin pptimal bekerja dalam mengamankan komputermu dari serangan virus, malware, spyware atau program berbahaya yang lain.

4. Defrag Harddisk
Cara merawat komputer dengan menghapus file-file sampah secara manual, kamu juga perlu melakukan harddisk defragment.

Defragment ini fungsinya untuk mengakses file dengan lebih cepat dengan cara memproses penulisan ulang data atau file yang terpisah menjadi satu bagian yang utuh.
Defragment ini dapat dilakukan secara terjadwal di Windows 7 dan Windows yang diproduksi setelahnya.
Namun kamu juga dapat melakukan defragment secara manual.Kamu hanya memerlukan aplikasi bernama Disk Defragmenter.
Caranya adalah sebagai berikut :
Buka menu Start
Klik All Programs
Pilih Accessories
Pilih System Tools
Klik Disk Defragmenter
Namun jangan lupa, sebelum kamu melakukan proses defragment, kamu perlu melakukan analisa terlebih dahulu terhadap file yang akan kamu defrag karena tidak semua file perlu didfragment.

Klik tombol Analyze pada file yang kamu ingin cek untuk mengetahui tingkat fragmentasinya.
Kamu dapat melakukan proses defragment jika tingkat fragmentasinya lebih dari 10%. Jika kurang dari 10%, kamu dapat melakukannya di lain waktu.

5. Uninstall Aplikasi atau Program yang Sudah Tidak Dipakai
Langkah selanjutnya yang merupakan salah satu cara merawat komputer yang paling berhasil adalah dengan cara uninstall aplikasi atau program yang sudah tidak kamu pakai di dalam komputermu.

Sama dengan file-file yang sudah tidak kamu gunakan, aplikasi dan program yang lama pun perlu kamu bersihkan dengan cara uninstall atau dilepas pemasangannya.

Jika kamu masih menyimpan aplikasi atau program yang sudah tidak kamu pakai, maka hal ini akan menghambat pekerjaan harddisk dalam membaca program yang sedang berjalan.

Akibatnya beban kerja harddisk makin berat dan dapat membuat harddisk cepat rusak.
Cara menguninstall seluruh program dan aplikasi yang sudah tidak terpakai sangat mudah, yaitu dengan cara berikut:

Buka Control Panel
Pilih Programs
Klik uninstal programs
Pilih program atau aplikasi yang menurut kamu sudah tidak diperlukan lagi
Klik tombol Uninstal
Mudah bukan?
Pelajari juga: fungsi processor lengkap

6. Aktifkan Sistem Restore Komputer
Cara merawat komputer terakhir yang akan kita pelajari adalah dengan mengaktifkan sistem Restore pada komputer kita. Hal ini sangat penting untuk menjaga performa komputer agar tetap baik dan stabil.

Caranya hanya dengan klik kanan pada bagian icon my desktop computer, kemudian klik bagian Properties. Disitu akan langsung terlihat Tab Sistem Restore.

Disitu akan muncul tulisan Turn Off Sistem Restore On All Drives, kamu hanya perlu mengklik untuk menghilangkan tanda centang pada bagian samping kirinya.

Setelah itu sistem Rstore akan aktif dan bekerja dengan optimal di dalam komputer kita.
Kita sudah mempelajari 7 cara merawat komputer yang mudah untuk kamu aplikasikan dan tidak membutuhkan usaha yang besar untuk melakukannya.

Cara Merawat Komputer Agar Tidak Lemot dan Rusak
Komputer atau laptop yang setiap hari kita gunakan juga membutuhkan perawatan agar tidak lemot dan tidak rusak. Cara merawat komputer ini bisa dibilang susah-susah gampang, karena selain butuh kedisiplinan, juga harus melawan rasa malas. Komputer yang lemot biasanya ada masalah pada softwarenya, namun tidak menutup kemungkinan pada hardware nya juga. Jika kita tidak rajin melakukan perawatan terhadap hardware dan software, maka komputer kita bisa mengalami kerusakan.

Saya sendiri pernah mengalami kerusakan komputer restart sendiri. Setelah saya cek dengan seksama, ternyata RAM yang saya gunakan kuningan nya sudah kotor. Jadi, saya mencoba membersihkannya dengan penghapus karet. Dan kemudian saya pasang lagi pada soketnya, alhasil komputer saya sudah normal kembali. Nah, inilah mengapa saya menyarankan anda untuk merawat komputer yang anda miliki agar tidak rusak dan lemot.

Cara Merawat Komputer Agar Tidak Lemot dan Rusak
10 tips merawat komputer ini berdasarkan pengalaman pribadi dan beberapa sumber yang saya baca dan saya kira ini masih berguna sekali. Berikut ulasan tips dan caranya :
1.Gunakanlah stabilizer dan UPS agar tegangan listrik stabil. Tegangan listrik yang tinggi dapat merusak perangkat keras komputer misalnya power supply.
2.Jangan mematikan komputer dengan mencabut langsung colokan pada saat komputer sedang beroperasi. Matikan komputer sesuai dengan aturannya yakni klik start- shutdown- lalu tunggu komputer Sampai benar-benar Mati- kemudian Anda bisa mencabut colokan komputer. 3.Hindari komputer dari sengatan matahari langsung.
4.Hindari menaruh benda cair dekat dengan komputer.
5.Hindari benda yang memiliki sifat magnet dekat dengan komputer, karena bisa merusak monitor dan perangkat keras CPU
6.Bersihkan CPU dan perangkat keras lainnya secara berkala memakai kain halus, kuas cat kecil dan alat penyemprot udara. Misalnya power supply, heatsink, cool fan, RAM, dan motherboard.
7.Gunakan antivirus lokal (baca : smadav terbaru) dan lakukan scanning secara berkala pada setiap drive komputer, misalnya setiap 1 minggu sekali.
8.Lakukan pengecekan data secara berkala baik itu menghapus atau membackup data untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas pada setiap Drive komputer. Jika ada drive komputer yang hampir penuh, maka komputer jadi lemot.
9.Gunakan aplikasi yang hanya diperlukan dalam membantu pekerjaan Anda. Uninstall aplikasi yang tidak diperlukan untuk meringankan beban memori RAM anda.
10.Agar komputer awet, tidak lemot dan tidak mudah rusak, saya sendiri menggunakan Deep Freeze. Jadi, setelah saya instal semua aplikasi yang saya perlukan, kemudian menjalankan aplikasi Deep Freeze, dan melakukan frozen pada drive C.

Lakukan tips cara merawat komputer dengan baik dan benar agar komputer tetap awet dan tahan lama. Sendiri sudah menerapkan cara di atas, sehingga komputer saya tetap awet dan tahan lama. Biasanya jika komputer mulai lemot (baca : cara mengatasi komputer lemot) karena aktivitas multitasking, saya melakukan restart dan komputer kembali normal.

Demikianlah artikel mengenai 10 cara merawat komputer agar tidak lemot dan rusak. Jangan lupa untuk melakukan perawatan secara berkala, paling tidak minimal 1 bulan dua kali. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang sedang mencari info mengenai cara merawat komputer.

Cara Merawat Komputer/Laptop Agar Tetap Awet Dan Tidak Rusak
Cara merawat komputer agar tidak mudah rusak– ada banyak cara merawat laptop agar awet dan tahan lama,,,,tentunya setiap orang ingin laptopnya tahan lama meski hampir di pakai 24 jam seperti saya ini. Kerusakkan komputer selain kualitas barang yang anda beli tapi juga di pengaruhi oleh bagaimana anda merawat komputer atau laptop anda.

Sebelumnya saya juga sudah membahas bagimana Cara Mempercepat IDM Menjadi Super Cepat & Cara Mempercepat Koneksi Internet Wifi & speedy

cara merawat laptop agar awet saya sendiri menerapkan 7 tips umum yang memang sering di gunakan, tapi masih terbukti ampuh efeknya. Berikut ini adalah cara merawat laptop agar tidak cepat rusak :

Cara merawat laptop agar tetap awet
1. Bersihkan CPU Komputer
Bila computer Anda mau terus awet, bersihkanlah PC computer dengan teratur optimal dalam periode 6 bln. sekali. Lantaran bila CPU Anda tak dibikin bersih, kotoran debu dalam CPU bakal menumpuk serta bakal beresiko pada rusaknya pada temperatur atau suhu pada computer Anda. Langkahnya dengan buka casing PC lalu bersihkan debu yang ada di motherboard peripheral yang lain. Pembersihan dapat memakai sikat halus (kuas cat). Kerjakan ini sepanjang enam bln. sekali.

2. Janganlah Pakai Internet Waktu Hujan Lebat
Umumnya koneksi internet sangatlah punya pengaruh pada cuaca. Di kuatirkan bila Anda memakai internet pada computer Anda sewaktu hujan, bisa menyebabkan jaringan computer bakal tersambar petir serta ini bakal beresiko pada computer Anda nanti. Sudah pasti hal semacam ini sangatlah beresiko.

3. Aktifkan Sistem Restore Komputer
Aktifkan sistem restore juga sangatlah punya pengaruh untuk computer Anda supaya tak gampang rusak. Langkahnya dengan click kanan pada icon my desktop computer, lantas click properties Tab Sistem Restore Mencari tulisan Turn Off Sistem Restore On All Drives, lantas menghilangkan sinyal centang pada samping kiri tulisan itu.

4. Matikan Computer Sesuai sama Ketentuan
Janganlah pernah mematikan computer lewat cara yg tidak lumrah seperti segera mencabut kontak listrik pada computer. Teraturlah mematikan computer dengan memakai shutdown. Pakai stavolt untuk hindari mati listrik mendadak. Atau bila anda terlampau lama memakai computer restart lah terlebih dulu, agar seluruhnya sistem computer kembali normal. Umumnya bila terlampau lama dipakai sistem computer bakal melemah.

5. Uninstal Program Yang Tak Bermanfaat/Tak Dipakai
Umumnya ruangan hardisk yang terlampau banyak tersita bakal memperlambat sistem read/write hardisk hingga beban kerjanya bakal lebih berat hingga harddisk bakal cepat rusak. Umumnya bakal nampak warning juga space hardisk kita telah penuh. Sistem operasi windows telah mensupport bakal hal yang seperti ini.

6. Cermati Ventilasi serta Pendingin Komputer
Ventilasi yang kurang baik bakal mengakibatkan panas yang terlalu berlebih hingga bisa bikin komponen computer bakal cepat panas hingga bakal memperpendek umur komponen itu. Oleh karena itu upayakan jarak pada computer serta dinding minimum 40CM. Supaya tambah baik lagi, Anda dapat measang AC didalam ruang serta pakai cooling fan ekstra didalam CPU.

7. Gunakan Kabel Ground
Bila casing computer waktu disentuh ada aliran listrik, ambillah kabel dengan panjang sekedarnya. Ujung satu dikaitkan dengan tubuh CPU (pada casing) sedang ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal semacam ini akan menetralisir arus listrik yg “nyasar” hingga bisa bikin komponen elektronik lebih awet.

Berikut ini tambahan cara merawat laptop agar awet dan tahan lama
1. Jauhi mengunakan Laptop dalam situasi di atas Kasur
Ini dia kebisaan yang tanpa ada diakui bisa bikin laptop cepat rusak, upayakan semaksimal mungkin saja tak mengunakannya waktu laptop ada diatas kasur, Mengapa? Lantaran kasur atau bahan lembut serta empuk yang lain berbentuk untuk menyerap panas, bukanlah buang udara panas. Sedang Ketika laptop menyala, laptop selalu keluarkan udara panas, hingga panas itu bakal diserap oleh kasur yang diatasnya pas ada Laptop. Hingga hal semacam ini tentu bisa membahayakan laptop Anda.

2. Janganlah Menyimpan Benda Di Atas Laptop Terlebih Benda Itu Sangatlah Berat
Saat Laptop terhimpit dengan benda yang sangatlah berat, meskipun laptop waktu itu dalam situasi tertutup, namun terus hal itu bisa bikin LCD laptop jadi rusak. Sinyal tanda rusaknya LCD awalannya dari timbulnya garis-garis seperti pada tv sampai apabila LCD telah rusak kronis jadi bakal mati keseluruhan. Jadi cermati laptop anda apakah saat ini terhimpit satu barang yang berat.

3. Menempatkan Baterai Saat Laptop Dioperasikan.
Saat mengunakan Product laptop di th. 2005 ke bawah benar-benar sangat beresiko saat mengoperasikan laptop dalam situasi mencharge, hingga bisa bikin baterai laptop menggembung. Hingga beberapa orang yang mengperasikan laptop tanpa ada mengunakan baterai, cuma mengunakan segera dari Charger lisrik.

Namun product laptop keluaran saat ini, telah aman untuk mengoperasikan laptop walau dalam situasi mencharge, baterai. laptop tak mengembung. Hingga jauhi mengunakan laptop tanpa ada beterai, waktu mencharge. Lantaran jika mendadak listrik dirumah anda padam, jadi itu bakal bikin laptop anda segera mati serta menyebabkan jelek pada komponen laptop anda. Jadi terus gunakan baterai laptop yang nanti bisa berperan juga sebagai penahan daya, apabila lisrik mendadak padam.

4. Bersihkan Debu yang Hinggap di Laptop.
Ini yang butuh dilatih, membiasakan untuk bersihkan debu yang hinggap di laptop. Meskipun ini adalah hal yang simpel, namun membiasakan diri untuk bersihkan debu yang hinggap pada laptop bisa membat laptop makin awet.. Lantaran bila debu yang hingap di laptop selalu menumpuk dibagian saluran pembuangan hawa bisa mengakibatkan rusaknya yang cukup fatal. Oleh karenanya rajinlah dalam memersihkan laptop dengan cara berkala.

5. Janganlah Meletakan Benda Cair Di Dekat Laptop.
Seluruhnya barang elektronik memanglah bakal cepat rusak apabila terserang benda cair. Termasuk juga laptop jika terserang benda cair bakal rusak kronis. Hingga, jauhkanlah laptop dari benda-benda cair, kekeliruan yang seringkali yaitu secangkir kopi yang diletakan dekat dengan laptop. Jika laptop terserang benda cair selekasnya matikan laptop lantas terlepas baterai. Sesudah kering cobalah hidupkan kembali laptop, semoga tak berlangsung rusaknya.

6. Jauhi Mengoperasikan Laptop Di Ruang Yang Bersuhu Panas.
Mengoperasikan computer didalam Suhu ruang yang sangatlah panas bisa mengakibatkan kerusakan komponen-komponen laptop. Apabila terus mau mengunaakn latop didalam suhu ruang yang panas, jadi manfaatkanlah kipas pendingin (cooling pad). Cooling pad ada yang terbagi dalam sebagian kipas kecil atau ada dengan juga rmodel 1 kipas besar. Memakai Kipas pendingin bisa menolong aliran hawa jadi baik untuk laptop.

7. Jauhi Mengunakan Laptop Sampai Baterai kosong Hingga 0%
Jika terus-terusan mengunakan laptop hingga baterai kosong 0%, tentu hal semacam ini bakal memperpendek usia baterai. Jadi jika baterai laptop telah mendekati 0%, jadi selekasnya charger kemabali, saat sebelum baterai habis, charge baterai itu hingga penuh 100%. Sangatlah dianjurkan Pemakai laptop lakukan setting laptop mati saat baterai kosong mendekati 0%, setting dibagian Power Options.

8. Jauhkan Benda-Benda Magnet Dari laptop
Terlebih Untuk Magnet yang sangatlah kuat, terlebih memanglah benda itu adalah magnet 100%, seperti batu magnet. Hingga terkecuali benda cair yang butuh dijauhkan dari latop, jadi benda keras yang mempunyai kemampuan magnet yang sagat kuat mesti dijauhkan dari laptop.

9. Mengatur tingkat Kecerahan Monitor
Pakai kecerahan monitor monitor yang tengah saja (sesuai sama keperluan), hal semacam ini untuk memimalisir pemakaian daya yang terlalu berlebih. Lantaran makin jelas monitor laptop anda, jadi bakal makin banyak power baterai yang bakal dikonsumsi. setting kecerahan monitor laptop ke posisi yang lebih redup (tak jelas terlalu berlebih), namun tentu dengan tingkat kecerahan yang terus nyaman melihatnya.

10. Nonaktifkan Piranti Eksternal Yang Tak Diperlukan
Nonaktifkan piranti yang tengah tak dibutuhkan, seperti piranti seperti USB Flash Drive maupun piranti eksternal yang lain, yg tidak dipakai. Termasuk Wi-Fi serta seluruhnya piranti keras yang lain bila tak diperlukan waktu itu. Lantaran hal semacam itu bakal dengan kuras banyak daya baterai laptop. Hingga nonaktifkan seluruhnya piranti yg tidak diperlukan

11. Waktu Mengoperasikan, Upayakan Alas Laptop berupa Permukaan Yang Datar
Saat Laptop dalam situasi menyala, salah satu komponen laptop yang berupa seperi piringan pada harddisk dalam keadaan berputar. 

Terlebih saat tengah buka aplikasi spesifik didalam laptop, jadi piringan itu makin keras berputar. Bila laptop dalam situasi posisi miring, piringan itu bisa tergores dengan komponen paling dekatnya dari harddisk, jadi sangatlah beresiko, yang bisa bikin rusaknya keseluruhan.

Cara Merawat Komputer PC yang Benar agar Awet dan Tahan Lama
PC merupakan alat penunjang kerja yang sangat penting bagi sebagian orang. Hampir semua pekerjaan modern mengandalkan komputer, mulai dari pekerja kantoran, desainer grafis, programmer, akuntan, analis data, database administrator dan pekerjaan digital lainya.

Selain itu, hampir setiap keluarga saat ini juga memiliki setidaknya satu PC atau Laptop pribadi dirumah. Nah, karena peranya sangat penting kita wajib merawat komputer secara rutin agar awet dan tahan lama. Yang namanya barang elektronik, jika tidak dirawat dengan baik, maka kemungkinan besar akan cepat rusak, lemot dan gampang panas.

Nah di artikel kali ini, saya akan membagikan sedikit tips cara merawat komputer beserta gambar pendukung sehingga memudahkan para pemula untuk membersihkan komputer sendiri dirumah. Simak artikel berikut ini…

Panduan Merawat PC yang Benar
Maintenance komputer wajib dilakukan secara rutin, untuk menjaga agar performa komputer tetap maksimal, tidak panas dan lemot. Maka dari itu, sebaiknya anda melakukan beberapa perawatan. Berikut adalah komponen yang wajib dirawat dan dibersihkan.

Sebelum praktek, anda bisa menyiapkan beberapa alat dan bahan berikut ini.
Anda tidak perlu menyiapkan semuanya, cukup yang ada di rumah saja, namun yang paling penting yaitu kuas dan lap bersih. Nah jika sudah menyiapkan bahan, selanjutkan kita lakukan perawatan.

1. Bongkar Semua Komponen secara hati-hati
Langkah pertama untuk membersihkan komputer yaitu dengan membongkar casing. Gunakanlah toolset mini, buka secara hati-hati bagian side panel.

Setelah terbuka, anda bisa melepas komponen satu persatu secara hati-hati. Untuk melepas komponen komputer biasanya berbeda pada setiap tipe CPU, Motherboard dan Socket. Pastikan anda membaca buku panduan terlebih dahulu atau bisa melihat youtube.

Bagian yang wajib dilepas antara lain :
Casing Fan
ram cpu RAM
gpu komputerVGA atau GPU
kipas prosesor intelHeatsink Fan (Kipas Prosesor)
2. Bersihkan Casing PC dan Fan
Jika semua komponen wajib diatas berhasil dilepas, kita dapat dengan mudah membersihkan area-area pada casing dan fan yang menempel pada case pc.
Anda bisa menggunakan air blower dengan jarak yang tidak terlalu dekat agar tidak merusak komponen. Selain itu, bersihkan juga bagian dalam menggunakan kuas secara teliti.
Untuk bagian luar, anda bisa menggunakan kemoceng dan lap yang telah dibasahi sedikit alkohol atau minyak kayu putih. Pastikan anda membersihkan casing dan fan hingga bersih tanpa debu sedikitpun.

3. Bersihkan Debu dan Kotoran yang Menempel pada komponen
Setelah Heatsink Fan dan Casing bersih, maka langkah selanjutnya yaitu membersihkan setiap komponen yang masih menempel. Misalnya seperti Harddisk, Powersupply, Lan Card, VGA, dan beberapa komponen lain yang kotor.
Anda bisa membersihkanya menggunakan kuas yang lembut, bersihkanlah dengan hati-hati karena biasanya komponen ini rawan tergores atau bengkok.

4. Ganti Thermal Paste (Pasta) Processor dan VGA
Langkah yang paling penting dalam perawatan komputer selanjutnya yaitu mengganti pasta prosesor secara rutin. Pasta atau themal paste biasanya akan kering seiring dengan pemakaian, maka dari itu agar komputer tidak panas dan overheat, kita wajib menggantinya.

Thermal paste bisa kita dapatkan di hyperstore atau di toko komputer. Harganya bervariasi tergantung kualitas, mulai dari 20 ribu hingga ratusan ribu.

Selain pasta prosesor, sebaiknya kita juga rutin mengganti pasta vga atau gpu. Namun, kita harus melepaskan terlebih dahulu heatsink fan yang menempel.

5. Bersihkan RAM
Nah, komponen yang satu ini harus diperlakukan khusus. Kenapa? Karena rata-rata komputer yang mati total atau blank biasanya mengalami kerusakan pada ram akibat kotor atau berdebu.

Bagaimana cara membersihkanya? Pertama bersihkan debu dengan kuas, kemudian bersihkan kuningan ram menggunakan alkohol, kayu putih atau menggunakan penghapus dua warna. Seperti berikut ini.

6. Bersihkan Motherboard
Setelah semua komponen dibersihkan, langkah selanjutnya yaitu membersihkan motherboard atau papan utama cpu. Komponen ini merupakan induk atau tempat semua komponen lainya menempel. Maka dari itu penting untuk dilakukan pembersihan secara berkala.

Pastikan port atau lubang bebas dari debu, karena jika port terhalangi debu, bisa menyebabkan kegagalan fungsi yang berakibat komputer tidak bisa hidup.

7. Cek Fungsi Masing-Masing Komponen
Setelah semua komponen berhasil dibersihkan, selanjutnya pasang kembali semua hardware lalu cek apakah bekerja atau tidak.
Cek juga apakah ada komponen yang rusak? jika ada sebaiknya anda mengganti dengan yang baru. Komponen yang biasanya rusak yaitu fan casing atau fan processor.

Jika komputer tidak menyala, pastikan anda memasangnya dengan benar, anda harus hati-hati karena jika salah memasang maka bisa menyebabkan komponen rusak dan terbakar.

Nah itulah beberapa cara merawat komputer agar awet dan tahan lama. Anda wajib melakukan perawatan setidaknya 6 bulan sekali, karena jika dibiarkan, kotoran dan debu yang menempel akan dengan mudah merusak komputer.

Debu bisa menyebabkan kinerja fan terhambat, sehingga menyebabkan komputer overheat dan akhirnya rusak. Selain itu, ada beberapa tips agar komputer lebih awet.

Tips Agar Komputer Awet dan Tahan Lama
Ada beberapa tips agar performa komputer terjaga dan tidak mudah rusak, yaitu.

1. Rajin Melakukan Pembersihan Sampah, Virus dan Malware
Seiring dengan pemakaian, komputer akan menyisakan sampah seperti residual files, cache, log atau sisa dari program yang dapat memperlambat kinerja komputer. Selain itu, sampah sampah ini juga dapat membuat penyimpanan komputer kita cepat penuh.

Maka dari itu, kita wajib membersihkanya secara berkala. Biasanya saya menggunakan software CCleaner.
Selain software tersebut, ada juga alternatif lain seperti :
Clean Master
Wise Cleaner
Iobit Advanced Sistem Care
Avast Cleanup
AVG PC Tuneup
Glary Utilities

2. Menghapus Program yang jarang digunakan
Semakin banyak program yang di instal maka semakin berat beban yang diterima oleh pc. Selain itu, program yang berlebihan dapat menyebabkan penyimpanan penuh, lemot, not responding dan menyebabkan proses booting menjadi lama.

Jadi, alangkah baiknya untuk menghapus program yang jarang digunakan. Saran saya, agar proses penghapusan bersih tanpa meninggalkan sampah, anda bisa menggunakan software gratis seperti Iobit Uninstaller.

3. Rutin Update Software dan Sistem Operasi
Tahukah anda, software atau sistem operasi perlu dilakukan update berkala. Setiap update akan memperbaiki bug, stabilitas atau meningkatkan performa.

Sebaiknya anda check update software secara berkala, terutama update windows. Yang paling penting untuk di update antara lain.
Windows
Antivirus
Browser
Driver VGA / GPU
Driver komponen
Software pihak ketiga
Nah, jadi pastikan anda menggunakan software versi terbaru agar pengalaman anda maksimal dan bebas dari masalah.

4. Rutin Scan dan Update Antivirus ke versi terbaru
Saya beri sedikit fakta, bahwa antivirus yang baik bukanlah antivirus yang mahal, melainkan antivirus yang rutin di update.

Saya sendiri tidak menggunakan antivirus pihak ketiga, hanya menggunakan antivirus bawaan yaitu Windows Defender. Namun karena di update setiap hari, dari zaman menggunakan windows 7 hingga saat ini menggunakan windows 10, komputer atau laptop saya tidak pernah terkena virus atau malware.
Maka dari itu, wajib hukumnya untuk rutin update antivirus ke database terbaru dan melakukan scan secara berkala.

5. Hindari menggunakan Software Bajakan
Tahukah anda, mengapa setiap menginstal software atau game bajakan, kita selalu disuruh untuk mematikan antivirus?
Hal ini karena mayoritas software atau game tidak resmi itu mengandung virus dan malware yang berbahaya. Maka dari itu, menginstal software bajakan merupakan salah satu penyebab mengapa komputer lemot atau cepat rusak.

Bahaya mematikan antivirus saat menginstal software yaitu virus dapat dengan mudah masuk dan berkembang di komputer kita. Mereka dapat mencuri informasi, data penting, mengambil sumber daya PC hingga merusaknya. Jadi hindari menggunakan program yang tidak resmi.

6. Pastikan Listrik Stabil
Listrik yang tidak stabil dan komputer yang sering mati mendadak dapat menyebabkan komponen komputer cepat rusak, terutama Harddisk dan VGA.

Jika tegangan listrik di rumah anda tidak stabil dan naik turun, maka sebaiknya anda membeli dan menggunakan Stavil Stabilizer. Dan jika listrik dirumah anda sering mati, anda bisa membeli UPS (unit power supply).
Lebih baik lagi anda menggunakan keduanya, agar komponen komputer anda terjaga dari bahaya listrik yang tidak stabil.

7. Lakukan Defragment pada Harddisk dan TRIM pada SSD
Harddisk memiliki sector untuk menyimpan data. Nah seiring waktu, sektor-sektor ini berantakan sehingga menyebabkan akses data lambat. Agar performa komputer tidak lemot, maka wajib dilakukan defrag secara berkala.

Caranya dengan mengaktifkan windows defragment and optimize drive. Jika anda menggunakan SSD, maka windows akan mengenali secara otomatis dan mengaktifkan TRIM.
Anda tinggal klik Analyze dan Oprimize All.

8. Backup Data Penting secara Berkala
Komputer bisa rusak kapan saja, jika didalamnya terdapat data penting maka sebaiknya anda backup secara berkala. Misalnya menyimpanya di penyimpanan awan (cloud) atau di harddisk eksternal.
Sebelum menyesal, alangkah baiknya kita berinvestasi di awal untuk membeli penyimpanan khusus backup data.

9. Jaga Suhu Komputer agar tetap dingin
Ketika komputer dipakai untuk pekerjaan berat, misalnya bermain game atau editing video biasanya suhu komponen akan meningkat secara drastis.

Jika suhu diatas 90 derajat, maka sebaiknya anda waspada. Karena jika terjadi overheat hingga menyebabkan komputer mati mendadak, bisa memperpendek usia PC yang anda miliki.

Untuk itu, jagalah suhu komputer agar tetap dingin. Caranya :
Gunakan Sistem Cooling memadai, misal menggunakan Water Cooling atau Air Cooling yang baik
Gunakan Case PC dengan sirkulasi yang baik
Rutin membersihkan pc dan mengganti pasta prosesor
Simpan di ruangan berAC
Batasi penggunaan
10. Jauhkan dari Sinar Matahari, Cairan dan Magnet
Tips terakhir yaitu jauhkan komputer dari sinar matahari karena dapat merusak case dan membuat sirkulasi udara cepat panas. Selain itu cairan juga dapat merusak komponen dengan mudah.

Jika komponen sudah terkena cairan, maka biasanya sudah untuk diperbaiki dan harus diganti dengan yang baru. Dan jika anda menggunakan harddisk, jauhkan dari magnet karena dapat merusak platter sehingga menyebabkan data anda hilang.

Kesimpulan
Nah, itulah prosedur perawatan komputer yang benar agar komputer anda awet dan tahan lama. Pastikan anda selalu melakukan perawatan rutin agar perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) komputer selalu dalam keadaan prima. Semoga tutorial singkat ini bermanfaat.