-->

- 18 -
3. Gunakan Fitur Ready Boost pada Laptop
Cache laptop yang penuh merupakan salah satu masalah yang bisa membuat laptop menjadi lemot. Windows 7 memiliki sebuah fitur yang bernama Ready Boost untuk membantu laptop dalam mendapatkan cache tambahan supaya bisa berjalan lebih lancar. Anda membutuhkan sebuah flashdisk berukuran minimal 16GB yang sudah mendukung konektivitas USB 3.0 untuk bisa menjalankan fitur ini.

4. Matikan System Indexing yang Menyala
Berbeda dengan Windows 10, Windows 7 masih memiliki proses indexing software yang masih belum sempurna. Terkadang proses indexing tersebut bisa membuat laptop menjadi terbebani. Matikanlah fitur System Indexing pada Windows 7 Anda dengan cara membuka Start Menu dan mencari Services dengan menggunakan fitur search.

Jalankan Services dan carilah Windows Search pada kolom “Name” lalu klik dua kali. Setelah terbuka, terdapat tab yang bernama General dan Anda bisa mematikan fitur indexing dengan memencet tombol disable pada startup type.

5. Manfaatkan Program yang Memiliki Fitur Lite
Tidak semua laptop berusia lawas memiliki kemampuan untuk menjalankan program-program terbaru. Anda bisa memanfaatkan program yang memiliki fitur Lite supaya bisa digunakan pada laptop dengan hardware lawas dengan mudah dan tidak membuat lemot.

4. 5 Cara Mengatasi Laptop Lemot Paling Umum Terjadi
Dibalik peran OS dalam mempengaruhi kinerja dari laptop, terdapat beberapa masalah lain yang bisa mengakibatkan laptop menjadi lemot. Di bawah ini adalah beberapa cara mengatasi laptop lemot yang paling umum terjadi:

1. Membersihkan Laptop Secara Berkala
Debu yang menumpuk terlalu lama dan menghambat aliran udara bisa membuat kinerja laptop menjadi lemot. Bersihkanlah laptop dari debu yang berada di dalam laptop secara berkala supaya laptop tidak panas dan menjadi lelet.

2. Menambah RAM pada Laptop
Pada beberapa jenis dan merk laptop, sudah disediakan sebuah slot RAM yang bisa Anda manfaatkan untuk menambah RAM sendiri. Anda bisa menambahkan satu buah keping RAM tambahan pada laptop untuk membantu meningkatkan kinerja dari laptop. Semakin besar kapasitas RAM tentu lebih banyak program yang bisa Anda jalankan pada laptop tersebut.

3. Menggunakan SSD untuk Mempercepat Kinerja Laptop
Laptop lawas biasanya masih mengandalkan Harddisk SATA sebagai media penyimpanannya. Harddisk memiliki kepingan berputar pada bagian dalamnya yang memiliki kecepatan baca dan tulis yang rendah.

Gantilah Harddisk tersebut dengan menggunakan SSD atau Solid State Drive supaya kinerja laptop bisa menjadi lebih meningkat karena media penyimpanan SSD tidak memiliki kompononen yang bergerak di dalamnya.

4. Mengganti Pasta Processor
Setiap processor laptop atau desktop biasanya memiliki pasta yang berperan untuk menghantarkan panas pada kipas dan heatsink. Seiring dengan waktu, pasta tersebut bisa mengering dan mengurangi kemampuan laptop dalam menghantarkan panas dengan baik.

Gantilah pasta processor secara rutin minimal satu tahun sekali dan gunakan pasta yang memiliki tingkat penghantar panas yang baik.

5. Hindari Mengisi Media Penyimpanan Terlalu Penuh
Apapun bentuk dari media penyimpanan, apabila Anda mengisinya terlalu penuh maka otomatis media penyimpanan tersebut akan menjadi lemot. Usahakan hanya untuk mengisi media penyimpanan sebatas maksimal 90 persen dari kapasitas yang tersedia untuk memastikan kinerjanya tetap terjaga dengan baik.

5. Lakukan Ini Untuk Mencegah Laptop Lemot
Tidak ada peralatan elektronik yang dibuat dengan sempurna. Oleh karena itulah, sebelum Anda memutuskan untuk membeli sebuah laptop harus memperhitungkan segala aspek dengan baik supaya laptop tersebut bisa digunakan dengan lama. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di atas, ada banyak sekali cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi laptop lemot.

Untuk menghindari masalah tersebut kembali berulang, di bawah ini adalah cara yang bisa Anda coba untuk mencegah laptop menjadi kembali lemot:

Install program yang Anda benar-benar butuhkan dan digunakan secara rutin. Program yang tidak terpakai hanya akan membuat laptop menjadi berat. Hindari untuk mengunduh program secara ilegal dari internet karena program tersebut bisa membawa virus dan junkware yang bisa membuat laptop menjadi lelet.

Manfaatkan program Cache Cleaner untuk membantu Anda dalam menghapus temporary files yang bisa membuat laptop menjadi terbebani. Bersihkan laptop secara rutin supaya debu tidak terlalu terakumulasi di bagian dalam laptop.

Itulah cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi laptop lemot agar kembali lancar. Rawatlah laptop dengan baik supaya laptop tersebut bisa memiliki usia pakai yang lama. Laptop yang tidak terawat akan lebih mudah untuk rusak dan membuat Anda pusing di kemudian hari. Demikian Artikel mengenai beberapa kerusakan pada komputer desktop dan laptop anda, selamat mencoba.


Awal  <<----->>  Kembali  <<----->>  Selanjutnya 1